DJITUBERITA.COM – Kabupaten Bangka Selatan telah menjadi ladang emas hijau bagi industri kelapa sawit, dengan ribuan hektare lahan yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan besar. Di balik geliat industri ini, muncul pertanyaan penting: siapa sebenarnya pemain utama yang mengendalikan bisnis perkebunan sawit di wilayah ini?
Berdasarkan data terbaru, setidaknya 17 perusahaan perkebunan sawit beroperasi di Bangka Selatan, mengantongi Izin Usaha Perkebunan (IUP) dengan total lahan mencapai 60.466,66 hektare.
Namun, tidak semua perusahaan memiliki kepemilikan lahan yang sama besar. Beberapa perusahaan mendominasi dengan luas Hak Guna Usaha (HGU) yang signifikan, sementara yang lain masih dalam tahap pengembangan.
Baca Juga Selengkapnya: Bangka Selatan Jadi Pusat Perkebunan Sawit: Investasi Miliaran, Tapi Siapa yang Untung?
Baca Juga Selengkapnya: Gegara Garap Hutan Produksi, Bos Sawit Pangkalpinang Terancam Hukum berat
Baca Juga Selengkapnya: Drama Penangkapan Anggota DPRD di Hotel, Buron Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Baca Juga Selengkapnya: Mantan Bupati Musi Rawas Terjerat Korupsi Izin Lahan Sawit, Negara Rugi Miliaran
Berikut daftar 17 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Bangka Selatan:
1. PT Bangka Inti Besoah
2. PT Bangka Malindo Lestari
3. PT Lumbung Sridewi
4. PT Bumi Sawit Sukses Pratama
5. PT Swarna Nusa Sentosa
6. PT Sinar Agro Makmur Lestari
7. PT Fenyen Agro Lestari
8. PT Selatan Agro Manunggal
9. PT Toboali Agri Makmur Lestari
10. PT Mutiara Tani Makmur
11. PT Bangka Agro Plantari
12. PT Tama Buana Jaya
13. PT Faaz Multi Transindo
14. PT Bangka Plasma Besoah
15. PT Putra Bangka Mandiri
16. PT Rias Agro Lestari
17. PT Mandirijaya Karya Perkasa
Beberapa perusahaan dengan penguasaan lahan terbesar di antaranya adalah:
PT Bangka Inti Besoah – Salah satu pemilik lahan terbesar yang telah lama beroperasi di Bangka Selatan.
PT Lumbung Sridewi – Mengelola ribuan hektare perkebunan dengan hasil produksi sawit yang tinggi.
PT Swarna Nusa Sentosa – Fokus pada ekspansi dan pemrosesan hasil sawit.
PT Bumi Sawit Sukses Pratama – Memegang izin usaha yang cukup luas dan memiliki jalur distribusi yang kuat.
PT Sinar Agro Makmur Lestari – Salah satu pemain penting dalam rantai pasok sawit di Babel.
Meski industri ini menjadi roda penggerak ekonomi daerah, transparansi pengelolaan dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih menjadi sorotan. Dari total lahan yang digunakan, hanya 16.491,6 hektare yang telah berpotensi terhadap Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan hanya tujuh perusahaan yang telah memprosesnya.
Pertanyaan besarnya kini: apakah kepemilikan lahan yang didominasi oleh segelintir perusahaan benar-benar menguntungkan masyarakat Bangka Selatan, atau justru memperkuat monopoli industri sawit? Bagaimana pemerintah daerah mengatur regulasi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas?
Ikuti terus laporan investigasi Djituberita.com untuk mengungkap lebih dalam siapa yang benar-benar menguasai perkebunan sawit Bangka Selatan















