Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Jakarta

Pidato Pancasila Presiden Prabowo Disambut Lintas Aktivis 98, Desak Pemerintah yang Bersih!

×

Pidato Pancasila Presiden Prabowo Disambut Lintas Aktivis 98, Desak Pemerintah yang Bersih!

Sebarkan artikel ini
Joko Priyoski, Ketua Umum KAMAKSI, saat menyampaikan pandangan dalam diskusi lintas Aktivis 98.di rumah makan Handayani Matraman Jakarta Timur,(30/5)

JAKARTA,DJITUBERITA.COM – Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2025, memantik respons positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Kaukus Muda Anti Korupsi Indonesia (KAMAKSI). Dalam pidatonya, Presiden menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sekadar slogan kosong.

“Pancasila jangan hanya jadi mantra. Kekayaan bangsa harus dinikmati seluruh rakyat. Semua bentuk penyelewengan dan kebocoran anggaran harus dihentikan,” tegas Prabowo dalam pidato kenegaraan tersebut.

Presiden juga menilai bahwa kegagalan menerapkan Pancasila sebagai dasar kebijakan publik telah melahirkan persoalan akut seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, hingga ketimpangan sosial yang semakin melebar.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski atau akrab disapa Jojo, menyebut bahwa pidato tersebut bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi titik awal penting dalam membangun masyarakat Pancasilais yang bersih, adil, dan bebas dari KKN.

“Di tengah ancaman ideologi asing, mafia jabatan, dan korupsi di tubuh BUMN, pidato Presiden Prabowo menjadi tonggak moral yang kuat untuk mengarahkan bangsa ini kembali ke jalur Pancasila,” ujar Jojo.

KAMAKSI, menurut Jojo, akan tetap mengedepankan posisi kritis sekaligus kooperatif dalam mengawal pemerintahan. Mereka berkomitmen mendukung program pro-rakyat dan siap memberikan kritik konstruktif jika ada penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan visi Asta Cita.

“Pejabat yang tidak mampu bekerja dengan baik harus punya keberanian untuk mundur. Ini sejalan dengan pesan tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya,” pungkas Jojo.

KAMAKSI menegaskan bahwa pembangunan masyarakat Pancasilais bukan hanya tugas Presiden, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat sipil dan aparat penegak hukum.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *