Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita UtamaJakarta

KAMAKSI: Dukungan Warga Jadi Kunci PAM JAYA Capai 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2029

×

KAMAKSI: Dukungan Warga Jadi Kunci PAM JAYA Capai 100 Persen Layanan Air Bersih pada 2029

Sebarkan artikel ini
Gambar Istimewa

DJITUBERITA,JAKARTA – Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan program penyediaan air bersih yang dijalankan PAM JAYA. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung target cakupan layanan air bersih mencapai 100 persen bagi warga Jakarta pada 2029, sejalan dengan momentum menuju lima abad Kota Jakarta.

Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski, menyatakan percepatan pembangunan infrastruktur air bersih tidak hanya bergantung pada investasi dan pembangunan jaringan perpipaan, tetapi juga memerlukan kepercayaan serta keterlibatan masyarakat,”ujarnya keterangan tertulis, Rabu(1/7/2026)

Menurutnya, transformasi layanan air bersih bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan upaya pemenuhan hak dasar masyarakat sekaligus bagian dari mewujudkan keadilan sosial.

Ia menilai dukungan masyarakat tercermin dari meningkatnya kesadaran untuk beralih dari penggunaan air tanah ke layanan air perpipaan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat eksploitasi air tanah selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.

Selain itu, masyarakat juga disebut memberikan respons positif terhadap pembangunan jaringan pipa baru meski proses pengerjaannya berdampak sementara terhadap aktivitas lalu lintas dan lingkungan sekitar. Kesadaran bahwa proyek tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi penyediaan air bersih menjadi alasan utama munculnya dukungan tersebut.

Di sejumlah kawasan yang belum terjangkau jaringan perpipaan, warga juga berpartisipasi dalam pengelolaan reservoir komunal sebagai tempat penampungan air bersih. Keterlibatan masyarakat dinilai membantu menjaga distribusi air agar berlangsung tertib, adil, dan tepat sasaran.

Joko mengatakan, berbagai upaya tersebut mulai memberikan dampak bagi masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Menurutnya, warga yang sebelumnya bergantung pada air eceran kini dapat mengurangi pengeluaran secara signifikan setelah memperoleh akses layanan air perpipaan maupun Kios Air resmi PAM JAYA.

Selain meringankan beban ekonomi, pemerataan akses air bersih juga dinilai memperkuat kesetaraan layanan publik tanpa membedakan kawasan permukiman. Akses air layak konsumsi turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui penurunan risiko penyakit berbasis lingkungan serta mendukung upaya pencegahan stunting.

Joko menambahkan, sinergi antara masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PAM JAYA menjadi modal penting untuk mempercepat pencapaian target layanan air bersih pada 2029.

Ia juga menyoroti capaian PAM JAYA bersama Pemprov DKI Jakarta yang memperoleh penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penambahan 206.537 sambungan rumah sepanjang 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Jakarta Water Hero 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap percepatan perluasan layanan air minum di ibu kota.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa penyediaan air bersih bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga hasil kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan masyarakat dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial.

Oleh: Joko Priyoski, Ketua Umum DPP KAMAKSI, Deklarator KOMWAJA, Presidium KKMP, dan Anggota Korps Alumni KNPI (KA KNPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *