Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Pangkalpinang

Guru Natsir Wakil Ketua Rumah Aspirasi Kotak Kosong Ajak Jaga Kerukunan di Pilkada

×

Guru Natsir Wakil Ketua Rumah Aspirasi Kotak Kosong Ajak Jaga Kerukunan di Pilkada

Sebarkan artikel ini
Caption; Guru Natsir, Wakil Ketua Rumah Aspirasi Kotak Kosong, dan Sarpin, mantan anggota DPRD Babel, siap menjaga kerukunan dan menghadapi isu intoleransi dalam Pilkada Pangkalpinang.

Pangkalpinang,Djituberita.com – intoleransi kembali mencuat menjelang Pilkada Kota Pangkalpinang, menyusul laporan Ketua Forum Kerukunan Pangkalpinang, Maryadi, terhadap seorang relawan kotak kosong berinisial SW. SW dituduh mengunggah komentar yang dianggap memecah belah umat beragama di grup WhatsApp internal relawan.

Isu ini menciptakan reaksi di masyarakat, memicu kekhawatiran akan potensi konflik di tengah persaingan politik yang semakin ketat.

M. Natsir, atau dikenal sebagai Guru Natsir, Wakil Ketua Rumah Aspirasi Kotak Kosong, merespons tegas laporan tersebut. Ia menyatakan bertanggung jawab atas tindakan SW, menegaskan, “Saya siap menghadapi risiko, seharusnya saya yang dilaporkan.”

Guru Natsir meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki siapa yang menyebarkan percakapan terbatas tersebut ke ruang publik, serta individu pertama yang mengirimkan bukti screenshot. “Penyebaran ini adalah provokasi yang ingin memecah belah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengecam tuduhan terhadap Penjabat Walikota Pangkalpinang, Budi Utama, yang dianggap menggerakkan relawan kotak kosong. “Kami akan melaporkan akun yang memfitnah beliau,” tambahnya.

Dalam situasi ini, Guru Natsir mengimbau semua pihak untuk bijak dalam menanggapi isu sensitif. Ia juga menyinggung insiden pelemparan batu terhadap mobil calon walikota Molen yang tidak dilaporkan serta perusakan baleho Monica, istri Molen, yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

“Reaksi berlebihan menunjukkan kepanikan karena dukungan kepada kotak kosong semakin meningkat,” sindirnya.

Guru Natsir menyerukan agar fokus kampanye tetap pada substansi, bukan fitnah dan provokasi. “Kita harus mengedepankan dialog yang konstruktif,” tegasnya, seraya mengingatkan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi akurat.

Sarpin, mantan anggota DPRD Provinsi Babel yang kini aktif di relawan kotak kosong, juga menegaskan keberagaman di kelompok mereka telah terjalin harmonis. Ia menekankan pentingnya persatuan di tengah keragaman suku dan agama, serta menyoroti ancaman hukum bagi pelaku penyebar kebencian.

Masyarakat Pangkalpinang diimbau untuk menjaga kerukunan selama Pilkada dan menghindari provokasi yang dapat merusak keharmonisan. Keberhasilan menjaga ketenangan sangat bergantung pada sikap semua pihak.(Red/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *