Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Pangkalpinang

Cinta Berujung Bui, Sepasang Kekasih Ini Keburu Dibekuk Polisi!

×

Cinta Berujung Bui, Sepasang Kekasih Ini Keburu Dibekuk Polisi!

Sebarkan artikel ini
Caption Foto: Sepasang Kekasih Pengedar Sabu Dibekuk Polresta Pangkalpinang! Dua tersangka kasus narkotika diamankan bersama barang bukti sabu dan alat pendukung transaksi. Kini mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.(2/2)

Pangkalpinang – Impian Yesiolana alias Yesi (27) dan Septia Parmanto alias Cecep (31) untuk membangun rumah tangga kandas di tangan polisi.

Sat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang menangkap pasangan tersebut dalam sebuah operasi penangkapan narkotika di sebuah rumah kontrakan di Jalan Duku II, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, pada Minggu (2/2/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Penangkapan ini bermula dari pengembangan Target Operasi (TO) yang sebelumnya sudah diamankan pihak kepolisian. Saat digerebek, Yesi dan Cecep kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu yang dibungkus kain putih di bawah tempat tidur.

Polisi menemukan 35 paket kecil sabu dengan total berat bruto 9,01 gram serta berbagai alat yang diduga digunakan untuk transaksi barang haram tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, pasangan ini mengaku telah mengedarkan sabu sejak 17 Januari 2025 di wilayah Kota Pangkalpinang. Mereka bekerja atas perintah seorang bandar bernama Pablo, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dengan bayaran Rp 500 ribu per 5 gram sabu yang berhasil terjual, mereka menjalankan bisnis ini tanpa menyadari ancaman hukum yang mengintai.

AKP Raden Hadir, SH, MH, Kasat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang, menegaskan bahwa meskipun mereka tinggal serumah, keduanya bukan pasangan suami istri.

“Mereka ditangkap dalam satu rumah kontrakan, bukan pasangan suami istri, namun berencana hendak menikah. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari TO yang sudah kami tangkap sebelumnya,” ujar AKP Raden Hadir.

Alih-alih melangsungkan pernikahan, kini Yesi dan Cecep harus menghadapi jeratan hukum yang berat. Keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Sat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi bukti bahwa kejahatan narkotika tak mengenal status sosial maupun impian pribadi. Satu keputusan salah bisa mengubah masa depan dalam sekejap.

Dari rencana menikah, kini mereka harus bersiap menghadapi hukuman di balik jeruji besi. (Benny/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *