Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

KPK OTT di Lombok Barat, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta, Keponakan Bupati Dikabarkan Ikut Diperiksa

×

KPK OTT di Lombok Barat, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta, Keponakan Bupati Dikabarkan Ikut Diperiksa

Sebarkan artikel ini
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.Senin malam (20/7/2026) – Foto: Dok. Djituberita

DJITUBERITA,JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 19 orang dan melakukan pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat. Dari jumlah tersebut, tujuh orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Senin malam (20/7/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. KPK juga mengkonfirmasi bahwa salah satu dari tujuh orang tersebut adalah Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

Berdasarkan informasi yang diterima Redaksi, salah satu dari tujuh orang yang dibawa ke Jakarta dikabarkan adalah Baiq Nurul Hidayah, keponakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.

Baca Selengkapnya: KPK OTT Bupati Lombok Barat, 19 Orang Diamankan, Diduga Terkait Proyek Daerah

Baca Selengkapnya: Bupati Lombok Barat Tiba di Gedung KPK, Tertunduk Lesu dan Irit Bicara Jalani Pemeriksaan Pasca-OTT

Berdasarkan dokumen yang diterima redaksi, Baiq Nurul Hidayah tercantum sebagai Direktur CV Raflesia Jaya dalam dokumen Perhitungan Sisa Kemampuan Paket (SKP) tertanggal 12 April 2023. Redaksi juga memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan bertugas pada bagian keuangan PDAM serta menjabat sebagai Komisaris PT Raflesia, perusahaan yang diketahui mengerjakan proyek penataan Taman Giri Menang.

Taman Giri Menang merupakan bagian dari kawasan Giri Menang, yang menjadi pusat pemerintahan (ibu kota) Kabupaten Lombok Barat di Kecamatan Gerung. Kawasan tersebut berpusat di sekitar Kompleks Kantor Bupati Lombok Barat dan dikenal sebagai Giri Menang Park, yang dilengkapi sejumlah fasilitas ruang publik, di antaranya alun-alun dan taman kota.

Penelusuran redaksi juga menunjukkan bahwa Baiq Nurul Hidayah bukan merupakan dosen Universitas Mataram (UNRAM). Berdasarkan informasi yang tersedia di ruang publik, Baiq Nurul Hidayah merupakan akademisi bergelar Ph.D. yang beberapa kali berkolaborasi dalam kegiatan penelitian bersama Universitas Mataram (UNRAM) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), khususnya di bidang pertanian dan hortikultura.

Dengan demikian, kolaborasi penelitian tersebut tidak menunjukkan bahwa yang bersangkutan berstatus dosen UNRAM maupun pegawai BRIN. Ayahnya diketahui merupakan mantan Rektor Universitas Mataram.

Sementara itu, KPK menyatakan dalam operasi tersebut turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai pecahan rupiah serta sejumlah dokumen. Berdasarkan keterangan resmi KPK, perkara ini diduga berkaitan dengan penerimaan oleh Bupati Lombok Barat terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum mengumumkan identitas lengkap seluruh pihak yang dibawa ke Jakarta maupun status hukum masing-masing. Informasi mengenai Baiq Nurul Hidayah sebagai salah satu pihak yang dikabarkan turut diperiksa masih berdasarkan informasi yang diterima redaksi dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari KPK maupun pihak yang bersangkutan.

Redaksi berupaya meminta konfirmasi kepada Baiq Nurul Hidayah, PT Raflesia, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, dan pihak-pihak terkait lainnya. Redaksi memberikan kesempatan kepada seluruh pihak untuk menyampaikan hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Redaksi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini harus dianggap tidak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht). Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *