PANGKALPINANG,DJITUBERITA.COM – Ketika rasa sakit tak tertahankan menghantam tubuh Reynaldo Rivera Ripani (43), seorang warga negara Filipina yang menjadi ABK di MV Friesian Express, nasibnya bergantung pada seberapa cepat bantuan datang di tengah luasnya samudra.
Kapal kargo berbendera Portugal itu tengah berlayar dari Belawan menuju Fremantle, Australia, ketika Reynaldo tiba-tiba mengalami sakit hebat di bagian bawah perut pada Rabu, 12 Juni 2025 pukul 16.58 WIB.

Kru kapal telah berusaha memberikan pertolongan medis seadanya di ruang kesehatan, namun kondisinya tak kunjung membaik. Dalam situasi mendesak, kapten kapal menghubungi Kansar Pangkalpinang karena kapal melintas di wilayah perairan Bangka Belitung.
Tanpa menunggu pagi, Timgab SAR Babel yang terdiri dari Kansar Pangkalpinang, Bakamla Babel, Polairud, dan tenaga medis dari Balai Karantina Kesehatan langsung bergerak cepat menggunakan KN SAR Karna 246. Mereka menempuh laut gelap menuju titik koordinat 2°03’49.37″S 106°17’25.56″E, tempat pertemuan yang telah disepakati.
Malam itu, angin kencang dan ombak tinggi menghadang mereka. Berkali-kali kapal SAR kesulitan merapat ke MV Friesian Express. Namun semangat kemanusiaan tak surut. Pada pukul 00.45 WIB, tim akhirnya berhasil menembus gelombang dan naik ke kapal asing tersebut. Pemeriksaan awal menyimpulkan dugaan usus buntu akut penyakit yang dapat berakibat fatal jika tidak segera dioperasi.
Pukul 01.10 WIB, Reynaldo berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar ke KN SAR Karna 246. Ia kemudian dibawa ke Pelabuhan Pangkal Balam dan langsung dirujuk ke RS Siloam Pangkalpinang untuk tindakan medis lanjutan.
Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, menegaskan pentingnya respons cepat dalam misi penyelamatan jiwa.
“Kami tak melihat kebangsaan, hanya satu hal: nyawa harus diselamatkan. Ini panggilan kemanusiaan,” ujarnya.
Evakuasi ini bukan sekadar operasi laut biasa, melainkan sebuah perjuangan lintas batas, melawan waktu, cuaca, dan gelombang, demi satu nyawa yang terbaring lemah di tengah laut lepas.(*)















