Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

TNI Angkatan Darat Berduka atas Gugurnya Prajurit dalam Misi UNIFIL Lebanon

×

TNI Angkatan Darat Berduka atas Gugurnya Prajurit dalam Misi UNIFIL Lebanon

Sebarkan artikel ini
TNI berduka atas gugurnya tiga prajurit dalam misi UNIFIL di Lebanon Selatan. Dok. Kadispenad Markas TNI

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI)  kembali berduka. Dua prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL gugur saat menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026), hanya kurang dari 24 jam setelah insiden sebelumnya yang lebih dulu merenggut nyawa satu prajurit TNI.

Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden terjadi ketika Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit dari markas UNP 7-2 menuju markas Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1, Lebanon.

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, ledakan menghantam kendaraan yang mengawal konvoi. Dua prajurit TNI, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur di lokasi. Sementara dua prajurit lainnya, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto, mengalami luka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya, sehari sebelum insiden ini, prajurit TNI lainnya, Praka Farizal Rhomadhon, juga gugur akibat serangan artileri di wilayah penugasan United Nations Interim Force in Lebanon.

Foto ucapan duka dari Kepala Staf Angkatan Darat juga menampilkan nama Kapten Inf Zulmi Aditya, Sertu M Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadhon sebagai tiga prajurit yang gugur dalam dua insiden beruntun di Lebanon Selatan.

Tentara Nasional Indonesia menegaskan akan terus mengutamakan keselamatan prajurit dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan prosedur operasi standar yang berlaku di lingkungan United Nations Interim Force in Lebanon.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL, sementara TNI terus memonitor situasi dan menyiapkan langkah kontinjensi di wilayah misi.

#indonesiabebasaktif
#misipemeliharaanperdamaian
Sumber: Kadispenad Markas TNI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *