Palembang,Djituberita.com – Di balik wajah ramah dan senyum hangatnya, Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H., merupakan salah satu pejabat muda Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) yang mendapat sorotan positif.
Sejak dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), sosok berhijab ini dikenal publik sebagai figur yang humanis, komunikatif, namun tetap tegas dalam menyampaikan informasi resmi institusi kejaksaan.
Dalam menjalankan tugasnya, Vanny “wajah depan” Kejati Sumsel sering tersorot tampil di sampul utama berbagai media lokal dan nasional. Ia menjadi penghubung utama antara institusi dengan masyarakat, khususnya media massa.
Gaya komunikasinya yang tenang dan bersahabat membuat wartawan merasa lebih mudah menjalin interaksi, namun ia tidak pernah kehilangan ketegasan dalam menjaga akurasi informasi hukum.
Tidak heran bila sejumlah kalangan pers, baik lokal maupun nasional, menilai Vanny sebagai sosok public relation ideal di tubuh kejaksaan. Kehadirannya menjadi angin segar karena mampu mengemas informasi hukum yang biasanya kaku dan formal, menjadi lebih mudah dipahami publik.
Secara akademik, Vanny menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.).
Beberapa sumber media menyebutkan ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, yang dikenal sebagai salah satu kampus ternama pencetak banyak praktisi hukum.
Latar belakang akademiknya tersebut menjadi fondasi penting dalam karier kejaksaan yang ia tekuni saat ini, sekaligus membekali dirinya dalam mengelola komunikasi publik berbasis hukum secara akurat dan bertanggung jawab.
Perjalanan Vanny di institusi Adhyaksa menempatkannya dalam berbagai peran sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kasi Penkum Kejati Sumsel. Jabatan ini strategis karena berkaitan langsung dengan keterbukaan informasi publik, sebuah aspek yang sangat penting dalam membangun transparansi dan akuntabilitas lembaga penegak hukum.
Meski selalu tampil sederhana anggun dengan hijabnya, Vanny dikenal memiliki ketegasan yang kuat. Sikapnya yang lugas dalam memberikan keterangan pers menunjukkan bahwa ia mampu menyeimbangkan sisi humanis dan profesional.
Bagi insan pers, ia adalah narasumber yang terbuka. Bagi institusi kejaksaan, ia adalah representasi wibawa lembaga.
Kehadiran Vanny di jajaran pejabat Kejati Sumsel juga memberi inspirasi tersendiri bagi banyak perempuan muda. Ia menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya bisa berkiprah di dunia hukum, tetapi juga memegang peran penting dalam menjaga citra lembaga penegak hukum melalui komunikasi yang cerdas, ramah, dan penuh integritas.
Melalui sosok seperti Vanny Yulia Eka Sari, wajah kejaksaan di Sumatera Selatan tampak lebih dekat dengan publik. Kombinasi antara kompetensi akademik, karier profesional, serta kepribadian yang humanis membuatnya layak disebut sebagai figur generasi baru kejaksaan, ramah di depan media, namun tetap kokoh dalam menegakkan hukum.















