Pulau Lepar,Bangka Selatan – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 Kodim 0432/Bangka Selatan memanfaatkan waktu luang dengan menggelar senam kerja dan olahraga bersama masyarakat Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan bola Desa Penutuk pada Minggu sore (22/2/2026) itu diawali dengan pemanasan dan senam kerja, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan sepak bola antara personel Satgas TMMD dan pemuda setempat.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksoni, melalui Komandan Kompi Satuan Setingkat Kompi (Danki SSK) Satgas, Kapten Inf Tri Wahyudi, mengatakan olahraga bersama merupakan bagian dari komunikasi sosial (komsos) non-fisik yang efektif.
“Prajurit dituntut menjaga stamina agar tetap prima dalam menyelesaikan target fisik TMMD. Namun lebih dari itu, kami ingin membangun keakraban dengan warga. Melalui olahraga bersama, keceriaan muncul dan sekat antara prajurit dan masyarakat semakin cair,” ujarnya.
Menurut dia, kebugaran fisik menjadi modal utama dalam menyelesaikan sejumlah sasaran fisik TMMD di Desa Penutuk, seperti pembangunan jalan, rumah tidak layak huni (RLTH), rehabilitasi mushola, serta pembuatan sumur bor.
Suasana pertandingan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sorak sorai warga yang memadati lapangan menambah semangat para pemain. Momentum tersebut dinilai menjadi ruang interaksi yang memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Jerukik, perwakilan pemuda Desa Penutuk, mengaku mengapresiasi kehadiran Satgas TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga aktif berbaur dengan masyarakat.
“Kami senang, Bapak TNI tidak hanya membangun jalan dan rumah, tetapi juga mau bermain bola bersama pemuda di sini. Ini memotivasi kami untuk lebih rajin berolahraga dan menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Melalui kegiatan olahraga bersama ini, Satgas TMMD berharap kebugaran dan kesehatan masyarakat tetap terjaga. Sejalan dengan tujuan TMMD, pembangunan desa tidak hanya menyasar infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan kebersamaan sosial.















