Bangka Belitung – Imam Wahyudi (IW), caleg terpilih DPRD Provinsi Bangka Belitung periode 2024-2029 dari PDI-Perjuangan, diduga terlibat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, IS.
Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan bahwa IW memiliki hubungan dengan wanita idaman lain (WIL), yang berinisial SA, dan disebut sebagai penyebab keretakan rumah tangganya.
SA, yang juga terpilih sebagai caleg DPRD Provinsi Bangka Belitung periode 2024-2029 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di daerah pemilihan Belitung & Belitung Timur, meraih 7.801 suara dalam Pemilu 2024.
Sebelumnya, SA sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, namun belum berhasil. Diketahui, SA adalah alumni jurusan MIPA Institut Teknologi Bandung (ITB).
Rumor tentang hubungan spesial antara IW dan SA mulai beredar, memicu spekulasi bahwa kehadiran SA sebagai orang ketiga menjadi penyebab utama tindak kekerasan yang dilakukan IW terhadap IS.
Namun, hingga saat ini, SA belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut, meskipun tim media telah mencoba menghubunginya.
IW pun belum memberikan keterangan kepada publik mengenai kasus ini, meski ia telah dilaporkan oleh istrinya ke pihak Polresta Pangkal Pinang
Dijadwalkan, IW akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Senin (23/9/2024) terkait laporan KDRT tersebut.
Kasus ini telah menarik perhatian publik, terutama karena melibatkan dua caleg terpilih dari partai berbeda, dengan dugaan adanya hubungan asmara di luar pernikahan yang memicu kekerasan.(TJL)















