Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

PT Pertamina Geothermal Energy Raih Predikat Sapphire di IRCA 2026

×

PT Pertamina Geothermal Energy Raih Predikat Sapphire di IRCA 2026

Sebarkan artikel ini
Penyerahan penghargaan IRCA 2026 kepada PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) di Jakarta, Jumat (22/5/2026). PGE meraih predikat “Sapphire” atas komitmen tata kelola perusahaan dan kepatuhan regulasi. Foto: Dok. PGE

JAKARTA, DJITUBERITA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali menegaskan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) di tengah pengembangan industri energi hijau nasional.

Perusahaan panas bumi milik negara berkode saham PGEO itu meraih penghargaan tertinggi kategori “Sapphire” dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Penghargaan tersebut menjadi capaian terbaru PGE setelah sebelumnya dua kali meraih predikat “Diamond” dalam ajang yang sama. Raihan itu dinilai mencerminkan konsistensi perusahaan dalam membangun budaya kepatuhan hukum dan integritas bisnis secara berkelanjutan.

IRCA merupakan ajang penghargaan tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan dan profesional yang dinilai berhasil menerapkan standar kepatuhan regulasi serta tata kelola perusahaan secara optimal.

Pada tahun ini, lebih dari 130 perusahaan dari berbagai sektor industri mengikuti proses penilaian yang dilakukan dewan juri independen yang terdiri dari pakar dan praktisi hukum nasional.

Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, mengatakan penerapan GCG menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang perseroan.

“Sebagai perusahaan panas bumi terdepan di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, kami memahami bahwa kepercayaan publik dibangun bukan hanya melalui kinerja operasional, tetapi juga melalui integritas yang tak pernah dikompromikan,” ujar Ahmad Yani dalam keterangan tertulis, Jumat (29/5/2026).

Ia menegaskan, PGE akan terus menjunjung prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai bagian integral dalam menjalankan bisnis energi hijau yang berkelanjutan.

Menurut Ahmad Yani, tata kelola yang kuat menjadi modal penting bagi perusahaan energi hijau untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menghadapi tantangan transisi energi nasional.

Senada dengan itu, Manager Legal & Compliance PGE, Adityo Haryoseto, menyebut penghargaan tersebut menjadi refleksi konsistensi perusahaan dalam menjaga standar kepatuhan di seluruh lini bisnis.

“Penghargaan ini memperkuat tekad kami untuk terus meningkatkan standar GCG demi menciptakan praktik bisnis yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” kata Adityo.

Di tengah upaya pemerintah mempercepat transisi menuju energi bersih, PGE menegaskan akan terus memperkuat praktik bisnis yang mengedepankan integritas, kepatuhan hukum, dan tata kelola berkelanjutan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari ambisi perseroan untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan panas bumi kelas dunia atau World Leading Geothermal Producer. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *