Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

Empat Hari Digembleng, OPD Pemkab Bangka Selatan Didorong Tertib Arsip Digital

×

Empat Hari Digembleng, OPD Pemkab Bangka Selatan Didorong Tertib Arsip Digital

Sebarkan artikel ini
Bimtek pengelolaan arsip statis OPD di Depo Arsip Bangka Selatan, Toboali, Senin (20/4/2026). (Foto: Dok Kominfo Basel)

Toboali, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pemberkasan, pengelolaan, dan akses arsip statis tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 20 April hingga Kamis, 23 April 2026, di Depo Arsip Kabupaten Bangka Selatan, Toboali.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Selatan, H. Mulyono, mengatakan bimtek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola arsip di lingkungan perangkat daerah.

“Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kompetensi aparatur dalam pemberkasan, pengelolaan hingga akses arsip statis sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Mulyono, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan secara bergiliran. Setiap OPD mengirimkan dua peserta, yakni Kasubbag Umum dan Kepegawaian serta admin aplikasi SRIKANDI.

Peserta berasal dari berbagai instansi, mulai dari Sekretariat Daerah, DPRD, inspektorat, badan dan dinas, hingga kecamatan serta rumah sakit daerah. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap setiap hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.

Dalam pelaksanaannya, peserta diminta membawa laptop untuk menunjang sesi praktik. Materi yang diberikan mencakup teknik pemberkasan arsip, pengelolaan arsip statis, serta tata cara akses arsip sesuai standar kearsipan nasional.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kegiatan ini dapat mendorong terciptanya sistem pengelolaan arsip yang tertib, akuntabel, dan mudah diakses. Hal tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendorong transformasi digital kearsipan melalui pemanfaatan aplikasi SRIKANDI sebagai sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi di lingkungan pemerintahan.

“Dengan bimtek ini, diharapkan seluruh perangkat daerah mampu mengelola arsip secara profesional dan terstandar, sehingga arsip menjadi sumber informasi yang valid dan terpercaya,” kata Mulyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *