Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

Polemik Tambang Timah, Bupati Bangka Pertahankan Kades Jadah Bahrin

×

Polemik Tambang Timah, Bupati Bangka Pertahankan Kades Jadah Bahrin

Sebarkan artikel ini
Rapat Bupati Bangka bersama Kades dan perangkat Desa Jadah Bahrin terkait polemik tambang timah di Rumah Dinas Bupati Bangka, Sungailiat, Jumat (27/3/2026). Foto Istimewa.

Bangka – Pengunduran diri Kepala Desa Jadah Bahrin, Asari, dari jabatannya menuai respons tegas dari Bupati Bangka, Fery Insani. Orang nomor satu di Kabupaten Bangka tersebut secara resmi menolak pengunduran diri yang telah diajukan oleh kades tersebut.
Penegasan itu disampaikan Bupati Fery Insani usai menggelar rapat bersama kepala desa dan perangkat Desa Jadah Bahrin di Rumah Dinas Bupati Bangka, Jumat (27/3/2026).

“Saya selaku Bupati Bangka secara tegas menolak pengunduran diri tersebut. Tidak ada alasan beliau untuk mengundurkan diri, walaupun disebut karena merasa terdesak atau alasan lainnya,” ujar Fery Insani.

Menurutnya, selama menjabat, Asari dinilai sebagai kepala desa yang menjalankan tugas dengan baik dan sesuai aturan. Ia juga menegaskan tidak ditemukan adanya pelanggaran yang dapat menjadi dasar pengunduran diri.
“Dalam penilaian saya, beliau sosok kades yang baik dan tidak ada pelanggaran selama menjalankan tugas,” tambahnya.

Terkait polemik aktivitas tambang timah di Desa Jadah Bahrin, Kecamatan Merawang, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Bangka akan segera menggelar pertemuan dengan masyarakat guna mencari solusi.

Pertemuan tersebut rencananya akan melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Bangka, pihak BP DAS, Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta masyarakat setempat.
“Kita akan duduk bersama untuk mencari solusi agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” jelasnya.

Fery juga mempersilakan pihak desa untuk melaporkan aktivitas pertambangan kepada instansi terkait, seperti BP DAS maupun aparat penegak hukum (APH), mengingat pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan langsung dalam penertiban tambang.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap akan turun tangan apabila terjadi konflik di tengah masyarakat.

“Saya mengimbau masyarakat dan para penambang untuk menahan diri dan tidak bertindak sendiri. Semua permasalahan akan kita selesaikan bersama melalui dialog,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Bupati Fery Insani juga meminta Kepala Desa Jadah Bahrin untuk tetap menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *