Bangka Selatan – Di tengah pesatnya perkembangan era digital, literasi digital menjadi kebutuhan esensial, terutama bagi Generasi Z yang dikenal sangat akrab dengan teknologi. Generasi ini menjadikan dunia digital sebagai ruang pribadi untuk memperoleh dan berbagi informasi.
Namun, kemudahan akses informasi ini juga menghadirkan tantangan, terutama terkait penyebaran hoaks dan cyberbullying.,” ungkap Yuri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangka Selatan,(29/11/2024).
mengingatkan pentingnya literasi digital bagi generasi muda. Menurutnya, media sosial saat ini didominasi oleh pengguna dari kalangan muda, namun penggunaannya seringkali tidak disertai literasi digital yang memadai.
“Sayangnya, tingginya penggunaan media sosial tidak diiringi dengan pemahaman literasi digital yang baik. Hal ini menyebabkan media sosial sering menjadi tempat yang tidak ramah, dengan maraknya kejahatan siber dan cyberbullying,” jelasnya.
Yuri menekankan bahwa kemajuan teknologi seharusnya memberikan dampak positif bagi generasi muda. Untuk mencapainya, ia menegaskan pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi dalam memanfaatkan teknologi.
“Ketika generasi muda memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat, mereka akan lebih bijak dalam memilih informasi yang relevan dan bermanfaat. Ini juga mencegah mereka terjebak dalam penyebaran informasi hoaks,” tambahnya.
Diskominfo Bangka Selatan juga berupaya memberikan referensi kanal digital terpercaya yang dapat diakses generasi muda, seperti situs web dan channel edukasi. Hal ini bertujuan agar mereka mendapatkan literatur yang dapat meningkatkan pengetahuan, keimanan, dan kesadaran terhadap situasi global maupun nasional.
“Kuncinya adalah pada hati dan pikiran generasi muda. Dengan literasi digital yang baik, mereka akan mampu menyaring informasi secara bijak dan menghindari tipu daya konten yang menyesatkan,” tegas Yuri.
Upaya ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang tidak hanya melek digital, tetapi juga memiliki moralitas dan wawasan yang tinggi di tengah derasnya arus informasi digital.(Sumber -Kominfo Bangka Selatan)















