Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Pemulihan Pasca Bencana, KSP Apresiasi Peran 1.138 Praja IPDN di Aceh Tamiang

×

Pemulihan Pasca Bencana, KSP Apresiasi Peran 1.138 Praja IPDN di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari berfoto bersama praja IPDN usai meninjau pembersihan Mal Pelayanan Publik pascabanjir. Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026). Foto: Dok. Humas KSP

Aceh,Tamiang– Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan proses pembersihan dan pemulihan kantor pemerintahan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, terus berjalan.

Dalam kunjungannya, Qodari meninjau langsung pembersihan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tamiang Aceh sekaligus memberi semangat kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang terlibat dalam pemulihan layanan publik.

Pembersihan MPP dilakukan secara gotong royong oleh praja IPDN bersama petugas dari PT Wijaya Karya (Wika). Kantor pelayanan terpadu tersebut sempat terendam banjir hingga ketinggian mencapai langit-langit, sehingga membutuhkan penanganan intensif agar dapat segera difungsikan kembali.

“Dalam beberapa hari bekerja, lumpur sudah dikeluarkan. Lantai sudah terlihat dan sedang dibersihkan. Selanjutnya dinding-dinding akan diperbaiki agar kantor ini bisa kembali digunakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik praja yang ditugaskan dari berbagai provinsi di Indonesia,” ujar Qodari di Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026).

Qodari menilai keterlibatan praja IPDN dari berbagai daerah mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai kebangsaan dalam penanganan bencana. Menurutnya, gotong royong lintas daerah tersebut menunjukkan wajah Indonesia yang sesungguhnya.

“Bencana terjadi di Aceh Tamiang, tetapi yang membantu datang dari seluruh Indonesia. Inilah keindahan bangsa kita. Kita doakan agar pemulihan berjalan cepat sehingga kantor pelayanan ini bisa kembali melayani masyarakat Aceh Tamiang dengan sebaik-baiknya,” kata Qodari.

Para praja IPDN yang bertugas di Aceh Tamiang berasal dari berbagai wilayah, antara lain Papua, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat. Beberapa praja yang ditemui Qodari di lokasi di antaranya Gusti Ano dan Anata dari IPDN Regional Sulawesi Selatan.

Gusti mengaku belum terbiasa dengan situasi bencana, namun sebagai praja IPDN ia dituntut untuk mampu beradaptasi di berbagai kondisi. “Yang pasti, ini menjadi pengalaman berharga bertugas di daerah bencana,” ujarnya.


Sementara itu, Anata menyampaikan rasa syukur dapat terlibat langsung dalam pemulihan pasca bencana. “Kami bisa merasakan apa yang dialami masyarakat terdampak.

Bersyukur mendapat tugas di sini dan bisa membantu warga Aceh Tamiang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri mengirimkan 1.138 praja IPDN secara bertahap untuk membantu penanganan bencana di wilayah Sumatra. Pada tahap pertama, sebanyak 413 personel diberangkatkan ke Medan, diikuti 414 personel pada tahap kedua yang ditugaskan ke Aceh, serta 179 personel pada tahap ketiga. Selain itu, terdapat 132 personel tim advance yang telah lebih dulu berada di lokasi.

“Sehingga total praja IPDN yang ditugaskan mencapai 1.138 personel,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Menjelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Rilis – Humas KSP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *