Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka Selatan

Nelayan Toboali Panen Udang Sungkur, Terasi Murni Beraroma Original Laris Manis

×

Nelayan Toboali Panen Udang Sungkur, Terasi Murni Beraroma Original Laris Manis

Sebarkan artikel ini
Sukri, nelayan tradisional Toboali, menumbuk udang rebon (sungkur) segar dengan lesung kayu jadi terasi khas Bangka Selatan tanpa pengawet. Buru dicoba! Aroma semerbak, rasa maknyus nendang di lidah untuk masakan.(17/6)

BANGKA SELATAN,DJITUBERITA.COM – Rezeki melimpah tengah dirasakan para nelayan tradisional di pesisir Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Sejak awal Juni 2025, panen udang sungkur (rebon_red) berlangsung besar-besaran.

Hasil tangkapan yang melimpah ini membawa berkah tersendiri bagi nelayan, terutama nelayan sungkur lokal seperti Sukri (52), warga Jalan Sriwijaya Pasiban, Tanjung Ketapang.

Saat ditemui awak media pada Selasa (17/6/2025), Sukri tampak tengah mengolah sendiri hasil tangkapannya menjadi terasi khas Toboali, yang dikenal dengan aroma udang rebon murni dan tanpa bahan pengawet. Semua proses dilakukan secara tradisional, menggunakan lesung kayu dari bahan alami, menjaga keaslian cita rasa khas Bangka Selatan.

“Alhamdulillah, hasil tangkapan lumayan banyak. Bisa saya olah sendiri jadi terasi. Sehari bisa jadi 20 kilo, saya jual Rp60 ribu per kilo. Lumayan buat kebutuhan rumah dan sekolah anak-anak,” ucap Sukri penuh syukur.

Terasi produksi Sukri tak hanya menggoda selera karena aromanya yang kuat dan alami, tapi juga menjadi primadona oleh-oleh khas Toboali yang mulai dilirik pasar lokal hingga luar daerah.

Banyak pelanggan memuji kualitas terasi buatan tangan Sukri karena rasanya yang gurih, teksturnya halus, dan tidak mengandung bahan kimia tambahan.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipi langsung kelezatan Terasi Belacan Toboali racikan nelayan tradisional, bisa langsung memesan ke nomor WhatsApp Sukri/Lina: 0819-9529-5088 atau berkunjung ke kediaman Sukri di Jalan Sriwijaya Pasiban, Tanjung Ketapang, Toboali.

Berkah panen udang sungkur/rebon ini menjadi bukti bahwa laut Bangka Selatan khususnya pesisir Toboali masih menyimpan potensi besar jika dikelola secara bijak dan dilestarikan oleh para pelaku nelayan tradisional yang menjunjung nilai kearifan lokal setempat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *