Bangka – Bupati Bangka, Fery Insani, membuka kegiatan INFEST 2026 yang digelar di Aula Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung. Kegiatan yang mengusung tema “F.U.T.U.R.E (Future Utilization of Technology for Upgraded & Resilient Enterprise)” ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informatika dan Bisnis.
Dalam sambutannya, Fery menilai INFEST 2026 menjadi langkah konkret generasi muda dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha di era digital.
“Pemerintah Kabupaten Bangka berkomitmen terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari UMKM, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kalangan akademisi, dan generasi muda dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.
Sementara itu, Direktur Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, I Made Andik Setiawan, menyebut INFEST sebagai ruang pembelajaran sekaligus proses pembentukan karakter bagi mahasiswa.
“Ini menjadi wadah improvisasi bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Wajar jika dalam prosesnya masih terdapat kekurangan, karena itu bagian dari pembelajaran menuju kemapanan,” kata Andik.
Kegiatan INFEST 2026 diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi berbasis teknologi yang aplikatif serta memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah berbasis digital.















