TOBOALI,DJITUBERITA.COM – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 di Kabupaten Bangka Selatan berlangsung semarak dengan pelaksanaan Konvoi Kirab Bangga Kencana, Senin (23/6/2025).
Kegiatan ini digelar serentak secara nasional sesuai arahan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), melalui surat resmi Nomor: 344/TU.01.37/2025.
Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, S.E., M.M., kirab ini diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten, perwakilan TP PKK, DWP, Duta GenRe dan Duta Gen, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.
Konvoi dilepas usai apel pagi di halaman Kantor Bupati dan menempuh rute melewati Puskesmas Toboali hingga Simpang Lima.
Tak sekadar konvoi seremonial, kegiatan ini turut diisi aksi nyata: penyerahan bantuan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan pelayanan KB gratis di Puskesmas Toboali, dua program unggulan dalam mendukung keberhasilan program nasional Bangga Kencana.
Dalam sambutannya, Wabup Debby menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam kepada masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat memperingati Hari Keluarga Nasional ke-32. Terima kasih kepada semua elemen yang mendukung Konvoi Kirab Bangga Kencana yang serentak digelar di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Lebih lanjut, Debby mengingatkan bahwa Bangga Kencana bukan hanya milik pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Kirab ini bukan sekadar naik motor atau mobil, tapi pesan penting bahwa keluarga adalah fondasi pembangunan bangsa. Kita semua harus ikut mengawal program nasional ini, khususnya dalam penanganan stunting melalui kolaborasi yang konkret,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat Bangka Selatan untuk aktif menyosialisasikan dan menjalankan program-program BKKBN secara maksimal agar manfaatnya benar-benar menyentuh seluruh warga.
“Mari kita fokus pada program Stunting dan GENTING. Ayo kita bergerak bersama, dari keluarga untuk Indonesia yang lebih baik,” tutup Wabup Debby.
Dengan semangat Harganas, Pemkab Bangka Selatan berharap kegiatan ini menjadi tonggak penguatan peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan di daerah.(Kominfo Basel)















