Jakarta – Ketua Umum DPP Gerakan Dakwah Nurani Nusantara (GDNN), Drs. Ahmad Yani, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto tidak harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurutnya, jika zakat, infak, dan sedekah (ZIS) difungsikan dengan optimal, kebutuhan gizi anak-anak miskin dan fakir dapat terpenuhi.
“Program MBG ini juga merupakan tanggung jawab para aghniya atau orang-orang kaya di daerah setempat. Itulah makna dari zakat, infak, dan sedekah dalam Islam, yakni untuk memberi makan fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa,” ujar Ahmad Yani di Jakarta, Senin (27/1/2025).
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Al Washliyah 2008-2018 itu menekankan bahwa dari delapan golongan penerima zakat (ashnaf), fakir miskin dan kaum dhuafa merupakan prioritas utama. “Kalau ada yang mengatakan zakat tidak bisa digunakan untuk makanan bergizi bagi anak-anak fakir miskin dan dhuafa, dasarnya apa?” tanyanya.
Ahmad Yani yang juga dikenal sebagai aktivis KNPI menegaskan bahwa pemerintah seharusnya melibatkan seluruh lembaga dan badan amil zakat untuk bersinergi dalam mengatasi permasalahan gizi anak-anak bangsa. “Dengan keterlibatan semua pihak, program MBG ini bisa segera terwujud,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ahmad Yani mendukung usulan Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, yang sebelumnya menyarankan pemanfaatan dana ZIS untuk membantu program MBG. “Usulan Ketua DPD RI sudah sangat tepat, terutama mengingat Kepala Badan Gizi Nasional menyatakan bahwa alokasi dana APBN untuk MBG masih membutuhkan puluhan triliun rupiah,” ungkapnya.
Ia juga mengutip Al-Qur’an Surat Al-Ma’un ayat 3 yang menyebutkan bahwa salah satu tanda pendusta agama adalah orang yang tidak mau memberi makan orang miskin.
“Seharusnya, pernyataan Ketua DPD RI ini didukung oleh semua pihak. Sebagai Ketua DPD RI, beliau bisa menginspirasi para kepala daerah untuk mengalokasikan dana ZIS di kabupaten/kota guna membantu suksesnya program MBG,” pungkas Ahmad Yani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Kader PB Al Washliyah.(red/*)















