Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Kepala Staf Kepresidenan,Qodari: Budaya Dinilai Jadi Motor Ekosistem Kreatif Nasional

×

Kepala Staf Kepresidenan,Qodari: Budaya Dinilai Jadi Motor Ekosistem Kreatif Nasional

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari dalam sambutan di acara “MTN Wave – Gelombang Talenta Seni Budaya Indonesia” di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Rabu (11/2/2026). Foto Dok - Humas Kastaf

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (Kastaf), Muhammad Qodari, memberikan apresiasi tinggi terhadap revitalisasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya yang dinilai menjadi motor penggerak ekosistem kreatif nasional.

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara “MTN Wave – Gelombang Talenta Seni Budaya Indonesia” di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Rabu (11/2/2026).

Dalam sambutannya, Qodari menegaskan bahwa MTN bukan sekadar program seremonial, melainkan instrumen strategis negara dalam memastikan keberlanjutan pengembangan talenta nasional. Program ini, kata dia, merupakan jembatan nyata bagi visi besar Presiden dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya adalah contoh nyata bagaimana negara hadir, bukan hanya memberi ruang, tetapi membangun ekosistem yang berkelanjutan,” ujar Qodari.

Ia menekankan bahwa kebudayaan harus dipandang sebagai investasi pembangunan jangka panjang, bukan sekadar pos anggaran. Menurutnya, MTN selaras dengan Asta Cita ke-8, yakni penguatan identitas bangsa dan harmoni sosial, serta Asta Cita ke-3 yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui pengembangan ekosistem kreatif.

Sejak direvitalisasi pada pertengahan 2025 oleh Kementerian Kebudayaan di bawah kepemimpinan Menteri Fadli Zon, MTN Seni Budaya menunjukkan capaian signifikan. Berdasarkan data terkini, program ini telah menjangkau 36.990 peserta, melibatkan 200 mitra, serta mengantarkan 116 talenta memperoleh rekognisi internasional di 19 negara.

Qodari menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perubahan pendekatan yang lebih relevan dengan kebutuhan pelaku seni budaya.

“MTN yang sebelumnya belum maksimal kini lebih tepat sasaran karena dilakukan melalui pemetaan ekosistem seni budaya secara bottom-up,” jelasnya.

Program MTN Seni Budaya saat ini mencakup lima bidang utama, yaitu seni rupa, seni pertunjukan, musik, film, dan sastra.

Dalam acara yang juga dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Qodari turut menyampaikan ucapan selamat kepada Fadli Zon yang pada hari yang sama menerima gelar Profesor Kehormatan (Honoris Causa) bidang kebudayaan dari Universitas Nasional.

Ucapan tersebut disampaikan dalam bentuk pantun:

“Selamat Bapak Fadli Zon atas anugerah Profesor Kehormatan.
Merah Putih berkibar, budaya berjaya.”
Menutup sambutannya”.

Qodari menekankan pentingnya menjaga momentum “MTN Wave” sebagai energi baru bagi masa depan bangsa. Ia berharap pembinaan talenta yang konsisten mampu melahirkan generasi emas yang berdaya saing global.

“Masa depan Indonesia tidak dibangun dalam satu malam, tetapi dari talenta-talenta yang dirawat secara konsisten hari demi hari,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, Deputi Kemenko PMK Warsito, Deputi Bappenas Pungkas Bahjuri Ali, Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Timothy Ivan Triyono, serta jajaran pimpinan Kementerian Kebudayaan dan lembaga terkait.

(Rilis – Humas Kastaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *