Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Erzaldi Rosman Institut Dorong Program Kuliah Gratis untuk Optimalkan Potensi Ekonomi Desa

×

Erzaldi Rosman Institut Dorong Program Kuliah Gratis untuk Optimalkan Potensi Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Caption: Founder Rosman Djohan Institut, Erzaldi Rosman, melepas mahasiswa asal Bangka Belitung yang akan melanjutkan studi ke Taiwan, sebagai bagian dari komitmennya meningkatkan SDM daerah.

Pangkalpinang ,Djituberita.com – Rosman Djohan Institut terus menggalakkan program kuliah gratis bagi generasi muda di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Program ini bertujuan menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang diharapkan mampu mengembangkan potensi lokal di daerah mereka masing-masing.

Calon Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, menyatakan bahwa mahasiswa akan ditempatkan di desa-desa untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal sesuai produk unggulan daerah. Hal ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa.

“Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, desa, dan perguruan tinggi. Desa dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menciptakan lapangan kerja baru,” kata Erzaldi kepada media, Sabtu (09/11/2024).

Erzaldi menjelaskan bahwa program ini juga memberikan keuntungan bagi mahasiswa, yakni pengalaman lapangan yang dapat meningkatkan keterampilan sosial dan profesional. Sedangkan bagi perguruan tinggi, ini menjadi bukti kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

Untuk mendukung keberhasilan program ini, Erzaldi telah merumuskan beberapa langkah strategis:

1. Identifikasi Potensi Desa
Pemetaan produk unggulan desa dan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk menentukan kekuatan dan peluang yang bisa dikembangkan.

2. Pemilihan Mahasiswa
Mahasiswa yang dipilih disesuaikan dengan kebutuhan desa, seperti mahasiswa jurusan ekonomi, pertanian, pariwisata, atau teknologi informasi, dengan kombinasi lintas jurusan agar program komprehensif.

3. Pelatihan Mahasiswa
Mahasiswa akan diberi pelatihan terkait pembangunan desa, kewirausahaan, pemasaran, serta teknologi. Mereka juga diharapkan memahami budaya lokal untuk memaksimalkan interaksi dengan masyarakat desa.

4. Implementasi Program
Mahasiswa akan mendampingi usaha lokal untuk meningkatkan produktivitas, membantu digitalisasi pemasaran, serta menyusun rencana pembangunan ekonomi jangka panjang bagi desa.

5. Edukasi dan Keberlanjutan
Mahasiswa akan memberikan pelatihan bagi masyarakat untuk meningkatkan efisiensi produksi dan diversifikasi produk. Selain itu, mereka akan memperkuat lembaga desa seperti BUMDes agar program tetap berkelanjutan setelah mahasiswa menyelesaikan tugas.

6. Monitoring dan Evaluasi
Evaluasi berkala akan dilakukan untuk mengukur keberhasilan program dan dijadikan bahan laporan untuk pengembangan program serupa di masa depan.

“Kolaborasi antara pemerintah desa, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat menciptakan dampak signifikan yang berkelanjutan,” pungkas Erzaldi.(Red/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *