Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Aktivis Muhammad Rosidi Tegas Tolak HTI: Kami Terus Kawal Hingga Tuntas Ke Pusat!

×

Aktivis Muhammad Rosidi Tegas Tolak HTI: Kami Terus Kawal Hingga Tuntas Ke Pusat!

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang, Djituberita.com – Aktivis Bangka Selatan, Muhammad Rosidi, mengecam keras keberadaan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola oleh PT Hutan Lestari Raya (PT HLR) di Desa Batu Betumpang, kampung halamannya sendiri, serta sejumlah desa sekitar yang diklaim sebagai bagian dari wilayah konsesi perusahaan tersebut.

Pernyataan tegas ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Bangka Belitung, Senin (4/8/2025), di tengah sorotan tajam publik terkait keberadaan HTI yang diduga merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Saya lahir dan besar di Batu Betumpang. Saya tahu persis kondisi sosial, budaya, dan ekologis desa kami”.

Dan saya menolak keras jika tanah kelahiran kami dijadikan objek eksploitasi sepihak oleh korporasi tanpa keterlibatan masyarakat secara utuh!” seru Rosidi usai forum RDP di wawancarai sejumlah awak media provinsi (4/8).

Ia menilai, konsesi yang diberikan kepada PT HLR terkesan tidak transparan dan minim sosialisasi. Bahkan, banyak warga di desa-desa terdampak mengaku tidak mengetahui secara jelas batas wilayah yang masuk dalam konsesi, apalagi manfaat yang bisa mereka rasakan dari keberadaan perusahaan tersebut.

Rosidi pun mendesak DPRD Babel dan pemerintah provinsi untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas PT HLR hingga dilakukan audit ulang terhadap dasar hukum pemberian izin serta proses pelibatan masyarakat.

“Apakah negara ini masih memihak rakyatnya? Atau sudah menyerahkan hutan dan tanah kami kepada kepentingan segelintir elite atas nama investasi?” ungkapnya lantang.

Tak berhenti di situ, Rosidi bersama kawan-kawan seperjuangannya juga menyatakan tengah menyusun langkah lanjutan untuk membawa persoalan ini hingga ke tingkat pusat.

“Oleh sebab itu, saya bersama kawan-kawan sedang menyiapkan langkah untuk meminta pencabutan izin HTI ini ke pemerintah pusat. Insyaallah DPRD Babel juga akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan bersama-sama mengawal agar izin HTI ini dicabut dan segala kegiatan di lahan yang mereka kuasai dihentikan,” tegasnya.

“Kami juga akan menyampaikan langsung persoalan ini ke kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Komisi IV DPR RI agar izin HTI yang meresahkan masyarakat ditinjau ulang dan dicabut,” tambah Rosidi.

Sekadar untuk diketahui: Nama Muhammad Rosidi bukanlah sosok baru dalam setiap pusaran isu strategis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Aktivis vokal asal Bangka Selatan ini kembali mengguncang forum publik dengan sikap kerasnya menolak konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Hutan Lestari Raya (PT HLR) yang mencaplok tanah kelahirannya di Desa Batu Betumpang. Bagi Rosidi, ini bukan sekadar perjuangan lingkungan ini adalah soal identitas, keadilan, dan hak hidup masyarakat,”ucap Rosidi menohok.

RDP tersebut dipimpin Ketua DPRD Didit Srigujaya dan Anggota DPRD Babel Dapil Bangka Belitung Yoi Maulana.turut dihadiri pejabat dari DLHK Provinsi Babel, Dinas Pertanian, serta unsur kepolisian. Namun, pihak PT HLR tidak hadir dalam rapat yang diwarnai ketegangan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, perusahaan belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai kecaman yang muncul.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *