Djituberita,Bangka – Pemilihan Kepala Lingkungan (Pilkaling) Sri Pemandang, Kelurahan Sri Menanti, Kecamatan Sungailiat, mencatat rekor sebagai pilkaling dengan jumlah peserta terbanyak di wilayah tersebut.
Sebanyak tujuh calon kepala lingkungan bersaing memperebutkan dukungan warga dari 10 Rukun Tetangga (RT), Minggu Siang (17/5/2026).
Tingkat partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi tingkat lingkungan itu mencapai 61 persen. Dari total 887 daftar pemilih, sebanyak 545 warga menggunakan hak pilihnya, sedangkan 342 lainnya tidak memberikan suara.
Dalam proses penghitungan suara, Ahmad Farisi nomor urut 3 memperoleh suara tertinggi dengan 136 suara, disusul Fatahurrazik nomor urut 7 sebanyak 133 suara.
Sementara perolehan suara calon lainnya yakni Gunawan nomor urut 1 memperoleh 19 suara, Suparman nomor urut 2 sebanyak 52 suara, Risna Gustina nomor urut 4 sebanyak 58 suara, Sari Ichtiareni nomor urut 5 sebanyak 24 suara, dan Reza Prasetya nomor urut 6 sebanyak 8 suara.
Panitia juga mencatat sebanyak 115 suara dinyatakan rusak atau tidak sah.
Ketua panitia pelaksana Pilkaling Sri Pemandang, Zulkarnain Idrus, mengatakan pelaksanaan pemilihan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.
“Kami bersyukur partisipasi warga cukup tinggi dan mencapai 61 persen. Awalnya kami khawatir angka partisipasi di bawah 60 persen,” kata Zulkarnain.
Menurut dia, antusiasme warga terlihat sejak proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran kegiatan, termasuk aparat keamanan dari Polsek Sungailiat.
“Pilkaling ini berjalan sesuai harapan bersama tanpa kendala berarti. Walaupun pelaksanaannya didukung dari sumbangan para calon, donatur tidak mengikat, dan partisipasi masyarakat karena belum ada anggaran khusus dari kelurahan,” ujarnya.
Zulkarnain juga menyampaikan terima kasih kepada Surya Dharma atau Kuncuy yang telah menyediakan tempat pelaksanaan pilkaling hingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Sementara itu, Lurah Sri Menanti, Ratno Daeng Mappiwali, menyebut pelaksanaan Pilkaling Sri Pemandang merupakan yang pertama kali digelar secara langsung di lingkungan tersebut.
“Sebelumnya penunjukan kepala lingkungan dilakukan melalui musyawarah tingkat RT dan kelurahan. Hari ini masyarakat bisa memilih langsung pemimpinnya,” kata Ratno.
Ia mengapresiasi kerja panitia dan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses demokrasi di tingkat lingkungan.
“Partisipasi aktif masyarakat mencapai 61 persen. Ini menunjukkan animo warga cukup tinggi terhadap pelaksanaan pilkaling,” ujarnya.















