Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

Di Hadapan 62 Desa, Wakil Bupati Syahbudin Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas Keuangan

×

Di Hadapan 62 Desa, Wakil Bupati Syahbudin Tekankan Disiplin dan Akuntabilitas Keuangan

Sebarkan artikel ini
Bimtek Peningkatan Kapasitas Implementasi SISKEUDES 2.0.9 digelar di Tanjung Pesona Beach and Spa, Sungailiat, pada 29 April–1 Mei 2026.

Sungailiat, Bangka – Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas implementasi SISKEUDES versi 2.0.9 bagi aparatur pemerintahan desa se-Kabupaten Bangka, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bangka, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpemdes) Bangka Dalyan Amri beserta jajaran, serta Kasi Intel Kejari Bangka Oslan Parningatan. Sebanyak 62 desa di Kabupaten Bangka ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Syahbudin menegaskan bahwa pengelolaan keuangan desa merupakan proses menyeluruh yang dimulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban.

“Setiap tahapan harus dijalankan dengan benar. Jika ada kesalahan dalam pelaksanaan, maka tujuan pengelolaan keuangan desa yang baik tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam mengelola keuangan, terutama di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, penguasaan aplikasi berbasis digital menjadi kebutuhan mutlak saat ini.

“Pengelolaan keuangan desa kini sudah berbasis aplikasi. Maka aparatur desa harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan menguasai teknologi tersebut,” jelasnya.

Syahbudin juga menyebut bahwa Bimtek menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa, khususnya dalam memahami fitur-fitur terbaru pada SISKEUDES versi 2.0.9.

“Melalui Bimtek ini, aparatur desa diharapkan benar-benar memahami penggunaan aplikasi serta mampu menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai regulasi,” tambahnya.

Ia berharap, dengan peningkatan kapasitas ini, pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Bangka dapat semakin transparan, fleksibel, dan bertanggung jawab dalam mendukung program prioritas pembangunan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *