Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

Bangka Selatan Genjot Produksi Padi, Puluhan Stakeholder Turun ke Sawah

×

Bangka Selatan Genjot Produksi Padi, Puluhan Stakeholder Turun ke Sawah

Sebarkan artikel ini
Gerakan Tanam Padi Bersama di Desa Rias, Toboali, Bangka Selatan, dorong percepatan swasembada pangan, Rabu (4/3/2026). Foto: Dok Kominfo Basel

Toboali, Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mendorong peningkatan produksi pertanian melalui Gerakan Tanam Padi Bersama yang digelar di sawah Kelompok Tani (Poktan) Setia Kawan I, Desa Rias, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Bangka Selatan, Haris Setiawan, S.Pi., M.T., yang mewakili Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP.

Gerakan tanam padi tersebut diselenggarakan oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian dari upaya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) guna mendukung program swasembada pangan berkelanjutan di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Dr. Idha Widi Arsanti,

Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia, Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, serta jajaran Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten.

Selain itu, hadir pula Komandan Kodim Bangka Selatan, perwakilan Balai Wilayah Sungai Kepulauan Bangka Belitung, Perum BULOG, PT Pupuk Indonesia Holding Company wilayah Babel, Camat Toboali, para kepala desa, Babinsa, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani dan brigade pangan se-Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung, Intan Rahayu, S.Si., M.T., menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas padi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempercepat peningkatan luas tanam serta memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Gerakan tanam padi bersama ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen daerah dalam mendukung program nasional swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Bangka Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *