Pulau Lepar,Bangka Selatan – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Bangka Selatan terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.
Program rehab RTLH ini menjadi salah satu prioritas dalam kegiatan TMMD tahun ini, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat di wilayah perdesaan dan pesisir yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan.
Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengatakan progres perbaikan salah satu rumah warga atas nama Iwan telah mencapai 35 persen.
“Hingga hari ini, progres perbaikan rumah milik Bapak Iwan sudah mencapai 35 persen. Kami fokus pada perbaikan atap, dinding, dan lantai agar rumah tersebut memenuhi standar kesehatan dan keamanan,” ujar Agus saat meninjau lokasi pekerjaan, Ahad, 22 Februari 2026.
Perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh personel TNI bersama masyarakat setempat. Material bangunan mulai dipasang untuk mengganti bagian rumah yang sebelumnya dalam kondisi lapuk dan rawan roboh.
Agus menjelaskan, sasaran RTLH dalam TMMD bukan hanya memperbaiki struktur bangunan, tetapi juga memastikan rumah tersebut layak huni dari aspek keselamatan dan kesehatan. “Harapannya, warga bisa tinggal dengan lebih nyaman dan aman,” katanya.
Pemilik rumah, Iwan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia menyebut rumahnya sebelumnya mengalami kebocoran dan dinding kayu yang sudah lapuk.
“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah merenovasi rumah saya. Dulu rumah saya bocor dan dindingnya kayu sudah lapuk. Sekarang sudah jauh lebih baik dan kokoh,” ujar Iwan dengan mata berkaca-kaca.
Program TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama di lapangan.
Warga Desa Penutuk tampak aktif membantu proses perbaikan rumah, mulai dari pengangkutan material hingga pengerjaan ringan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan di wilayah terpencil Kabupaten Bangka Selatan, khususnya di Kecamatan Pulau Lepar, yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar dan kualitas hunian masyarakat.















