Jakarta – Haidar Alwi Institute menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana sebagai ajang konsolidasi nasional sekaligus penegasan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Rakernas berlangsung di Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).
Pendiri Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, mengatakan Rakernas ini menjadi momentum strategis untuk menyikapi dinamika nasional dan global, sekaligus menyelaraskan langkah organisasi dengan arah pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah.

“Ini merupakan Rakernas pertama Haidar Alwi Institute dan Haidar Alwi Care. Kami mencermati berbagai perkembangan, baik di dalam negeri maupun internasional, sehingga diperlukan konsolidasi untuk mendukung kebijakan pemerintahan Prabowo–Gibran sesuai Asta Cita,” ujar Haidar.
Ia menegaskan, Rakernas difokuskan pada penguatan komitmen organisasi dalam mendukung program-program strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan stabilitas nasional, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan persatuan bangsa.
Dalam Rakernas tersebut, Haidar Alwi Institute juga memberikan sejumlah penghargaan kepada tokoh nasional atas kontribusi dan perannya dalam pembangunan dan stabilitas negara. Presiden Prabowo Subianto dianugerahi piagam penghargaan sebagai Bapak Pembangunan Modern.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sebagai figur pemimpin Polri yang dekat dan dicintai masyarakat. Sementara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut menerima penghargaan atas perannya sebagai jembatan antara legislatif dan eksekutif dalam menyerap serta menyuarakan aspirasi rakyat.
Peran Pak Dasco sangat sentral. Setiap ada persoalan, beliau cepat turun langsung dan aktif menjembatani kepentingan rakyat dengan pemerintah,” kata Haidar.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakernas sekaligus Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama, menjelaskan Rakernas diikuti sekitar 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.
Menurut Sandri, konsolidasi nasional menjadi penting di tengah tantangan geopolitik global yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa persatuan dan stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama agar agenda Asta Cita dapat tercapai.
Sebagai bangsa besar, kita harus bersatu dan menjaga stabilitas keamanan. Tanpa itu, Asta Cita tidak akan bisa diwujudkan,” ujarnya.
Sandri menambahkan, Haidar Alwi Institute berkomitmen memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai situasi global serta mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran demi kepentingan nasional.















