Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Kota Madiun Raih Nilai Integritas Tertinggi, Wali Kotanya Jadi Tersangka Korupsi

×

Kota Madiun Raih Nilai Integritas Tertinggi, Wali Kotanya Jadi Tersangka Korupsi

Sebarkan artikel ini
Walikota Madiun Maidi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan fee proyek dan dana CSR usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, (19/1/2026). Foto Istimewa

Jakarta – Kota Madiun mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025 dengan indeks 82,26, masuk kategori “Terjaga” (sangat baik) untuk kategori kabupaten/kota.

Namun, capaian tersebut berbanding terbalik dengan peristiwa hukum yang terjadi pada Januari 2026, ketika Wali Kota Madiun Maidi justru terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Maidi (MD) sebagai tersangka bersama dua orang lainnya dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu bersama Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus dugaan korupsi Wali Kota Madiun dalam OTT KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa Malam.(20/1/2026)

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, perkara tersebut berkaitan dengan modus fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR), serta penerimaan lain yang diduga tidak sah.

“Dugaan tindak pidana korupsi pemerasan terkait modus fee proyek dan dana CSR, serta penerimaan lainnya (gratifikasi) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun,” ujar Asep dalam keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).

Selain Maidi, KPK juga menetapkan Rochim Ruhdiyanto (RR).yang disebut sebagai orang kepercayaan wali kota serta Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah (TM) sebagai tersangka.

Ketiganya diduga memiliki peran berbeda dalam pengaturan proyek dan aliran dana yang kini tengah didalami penyidik.

KPK langsung melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk kepentingan penyidikan. Penahanan para tersangka untuk 20 hari pertama,” kata Asep.

Kasus ini menimbulkan ironi tersendiri, mengingat SPI KPK 2025 menempatkan Kota Madiun sebagai daerah dengan indeks integritas tertinggi secara nasional.

KPK menegaskan bahwa penilaian SPI merupakan potret sistem dan persepsi integritas lembaga, sementara proses penegakan hukum menyasar tanggung jawab individual atas dugaan tindak pidana korupsi.

KPK memastikan akan terus mendalami aliran dana, peran masing-masing tersangka, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *