Jakarta – Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat eksekutif dan legislatif di Kabupaten Lampung Tengah. Operasi senyap ini berlangsung dalam dua tahap antara 9 –10 Desember di Jakarta dan Lampung.
Informasi awal menyebutkan tindakan bermula dari permintaan keterangan sejumlah pihak di Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12). Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, tim penindakan kemudian bergerak cepat ke Lampung Tengah dan melaksanakan OTT pada Rabu (10/12).
Dalam operasi di lapangan, lima orang diamankan, termasuk Bupati Lampung Tengah, yang langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Tak hanya pihak eksekutif, sumber internal mengungkapkan bahwa empat ketua fraksi DPRD Lampung Tengah juga ikut dalam radar penyelidikan KPK. Mereka sebelumnya telah diperiksa di Jakarta, yakni:
– Ketua Fraksi Golkar (SB)
– Ketua Fraksi Gerindra (Z)
– Ketua Fraksi PKB (RHS)
– Ketua Fraksi Nasdem (FF)
Dua dari pimpinan fraksi tersebut disebut-sebut terjaring OTT saat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Jakarta, sementara satu lainnya ditangkap di Kota Metro Lampung. Mereka diduga memiliki keterkaitan dengan aliran transaksi yang sedang ditelusuri KPK.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut.
“Tim saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang diamankan. Kronologi lengkap dan konstruksi perkara akan kami sampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (11/12),” ujar Budi.
KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.(red)















