Bangka, Djituberita.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka mengumumkan kondisi stok darah menipis kian kritis Hingga Rabu (13/08/2025), darah yang tersedia di Unit Donor Darah (UDD) PMI Bangka hanya tersisa 12 kolf golongan A, sementara golongan darah lainnya kosong.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi PMI Bangka, Boy Yandra, SKM, MPH, menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengajak masyarakat untuk segera melakukan donor darah.
> “Kami mengimbau seluruh masyarakat yang sudah waktunya donor maupun yang baru ingin memulai, mari bersama membantu mereka yang membutuhkan dengan mendonorkan darah,” ujar Boy Yandra.
Menurutnya, kebutuhan darah di Kabupaten Bangka mencapai minimal 20 kolf per hari. Untuk memenuhi angka tersebut, PMI Bangka terus melakukan inovasi dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Boy Yandra juga mendorong perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, BUMN, LSM, hingga komunitas untuk melibatkan PMI dalam kegiatan donor darah saat mengadakan acara yang melibatkan banyak orang.
“Setetes darah yang kita berikan akan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Semoga para pendonor selalu diberikan kesehatan dan yang sakit segera pulih dengan darah yang kita sumbangkan,” tutupnya.















