Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
JakartaBerita Utama

PAM JAYA Fokus Proyek Bundling Strategis Dukung Layanan Air Bersih di Ibukota

×

PAM JAYA Fokus Proyek Bundling Strategis Dukung Layanan Air Bersih di Ibukota

Sebarkan artikel ini
Diskusi publik PAM JAYA soal layanan air bersih Jakarta. (Foto Istimewa)

JAKARTA,DJITUBERITA.COM – Tekanan tinggi dirasakan jajaran PAM JAYA dalam upaya memperbaiki dan memperluas layanan air minum di Ibu Kota. Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, mengungkapkan bahwa tim operasional hingga direksi nyaris tidak memiliki ruang jeda dalam rutinitas kerja mereka.

“Serius, rasanya nggak ada nafas. Tim saya hampir 800 orang, terutama di level senior manager dan revenue manager. Kalau sudah menjelang ‘junti’ (pergantian bulan), itu benar-benar greget,” ujar Syahrul dalam diskusi publik bertajuk “Air untuk Kehidupan: Transformasi Layanan PAM JAYA Demi Jakarta Sehat” yang digelar Jumat (25/7) di The Jayakarta SP Hotel, Taman Sari, Jakarta Barat.

Menurutnya, tekanan tidak hanya dirasakan di lini teknis lapangan, tetapi juga di jajaran direksi. Agenda kerja yang padat, termasuk rapat internal hingga urusan human capital, membuat waktu istirahat menjadi sangat terbatas.

PAM JAYA kini tengah fokus pada proyek-proyek strategis dalam skema project bundling untuk mendukung target layanan air bersih 2025 dan seterusnya. Salah satu proyek unggulan adalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur, yang didukung anggaran pemerintah pusat sebesar Rp2,1 triliun.

Proyek ini mencakup pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di Bekasi—sekitar 5 kilometer dari perbatasan Jakarta—dengan kapasitas produksi mencapai 4.750 liter air per detik.

“Sebanyak 4.000 liter per detik akan dialirkan ke Jakarta, sisanya ke Bekasi dan sekitarnya. Bayangkan saja, 4.000 botol air 1 liter diisi setiap detik, itu volume yang luar biasa,” jelas Syahrul.

Saat ini, kapasitas produksi yang telah berjalan baru sekitar 1.500 liter per detik. PAM JAYA menargetkan percepatan agar kapasitas 4.000 liter per detik dapat tercapai sebelum akhir tahun.

Selain itu, proyek SPAM Buaran III di Kalimalang juga menjadi fokus utama. Instalasi pengolahan air yang baru diresmikan oleh Gubernur Pramono Anung,menjadi salah satu fasilitas vital negara.

“Kalau Bapak-Ibu lihat bangunannya, sangat besar. Ini adalah salah satu instalasi air terbesar dan objek vital negara,” kata Syahrul.

Syahrul mengingatkan bahwa instalasi vital seperti Buaran III merupakan titik rawan dalam sistem distribusi air Jakarta. Oleh karena itu, prosedur pengamanan dilakukan dengan sangat ketat, termasuk penggunaan alat pelindung diri khusus dan pembatasan akses.

“Kalau terjadi gangguan di sini, bisa berdampak pada setengah penduduk Jakarta,” tegasnya.

Dengan serangkaian proyek besar ini, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk membangun sistem penyediaan air bersih yang kuat dan berkelanjutan demi masa depan Jakarta yang lebih sehat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *