TOBOALI, DJITUBERITA.COM – Suasana Gedung DPRD Bangka Selatan, Rabu siang (9/7/2025), mendadak ramai oleh kedatangan puluhan awak media. Bukan untuk meliput agenda resmi DPRD, tetapi karena adanya undangan pertemuan terkait pembahasan anggaran publikasi yang dinilai janggal.

Undangan tersebut hanya disebarkan melalui pesan WhatsApp tanpa kop resmi dari Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Bangka Selatan.
Kegiatan yang disebut sebagai forum pembahasan anggaran itu rencananya digelar di ruang rapat Setwan. Namun hingga siang hari, tak tampak satu pun pejabat Setwan ataupun anggota DPRD yang hadir.
Tanpa alasan yang jelas, pertemuan itu tiba-tiba dibatalkan sepihak oleh Sekretaris Dewan, Hamdan. Pembatalan ini dilakukan tanpa pendampingan dari pejabat publik atau unsur DPRD.
Akibatnya, sejumlah awak media yang merasa diabaikan meluapkan kekecewaannya hingga terjadi insiden kericuhan di lokasi.
Wartawan Djituberita.com mencoba menghubungi Hamdan pada Rabu malam (9/7). Setelah beberapa kali dihubungi, Hamdan akhirnya memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kericuhan yang terjadi.
“Kami minta maaf atas keteledoran ini. InsyaAllah pertemuan dengan para wartawan akan kami jadwalkan ulang secara resmi,” ujar Hamdan singkat.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Selatan, Erwin Asmadi, saat dikonfirmasi menyatakan sedang berada di Jakarta untuk mengikuti rapat internal partai.
“Saya lagi di Jakarta untuk Rakor partai. Nanti setelah saya pulang, kita duduk bareng cari solusinya ya, Vilzar,” jawab Erwin singkat.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Basel, Dian Sesnawati, menyatakan bahwa pihak sekretariat tidak pernah menginformasikan atau berkoordinasi dengan Komisi III terkait rencana pertemuan tersebut.
“Kami tidak mendapat pemberitahuan apa pun dari Setwan soal pertemuan dengan awak media. Kami menyayangkan kejadian ini,” jelas Dian melalui sambungan telepon.
Sebagai tindak lanjut, Dian mengusulkan agar dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD dengan para jurnalis Bangka Selatan pekan depan guna mengurai akar persoalan dan menampung aspirasi insan pers.
“Pekan depan kita jadwalkan RDP. Kita cari titik terang agar ke depan tak ada lagi miskomunikasi seperti ini,” tegas Dian.(*)















