DJITUBERITA.COM Jakarta — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia (ILMISPI) menginstruksikan seluruh jajaran dan anggotanya di berbagai daerah untuk mengibarkan Bendera Merah Putih.
Instruksi tersebut disampaikan Presidium Nasional ILMISPI, Ivannindra Juan, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus upaya memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda.
“Kami menginstruksikan seluruh anggota dan jaringan ILMISPI di berbagai wilayah Indonesia untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dan para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Ivannindra Juan.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan. Momentum 17 Agustus harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa, khususnya mahasiswa, untuk kembali memahami makna kemerdekaan, persatuan, kedaulatan, serta tanggung jawab dalam menjaga masa depan Indonesia.
“Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara. Di dalamnya terdapat sejarah perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan cita-cita besar bangsa Indonesia. Karena itu, mengibarkan Merah Putih harus menjadi simbol bahwa semangat untuk menjaga Indonesia tetap hidup di tengah generasi hari ini,” katanya.
Ivannindra menilai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan fisik melawan penjajahan. Namun, bangsa Indonesia tetap menghadapi berbagai tantangan baru, mulai dari derasnya arus globalisasi, ketergantungan ekonomi dan teknologi, penetrasi budaya asing, hingga berbagai persoalan sosial yang berpotensi melemahkan persatuan bangsa.
“Jika generasi terdahulu berjuang mengusir penjajah untuk merebut kemerdekaan, maka generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan tersebut. Tantangan kita mungkin tidak lagi berupa peperangan fisik, tetapi menjaga kedaulatan bangsa di tengah perubahan global yang semakin cepat,” tegasnya.
Sebagai organisasi yang menghimpun mahasiswa dari rumpun Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Indonesia, Ivannindra menegaskan ILMISPI memiliki tanggung jawab moral dan intelektual dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, mahasiswa harus mengambil peran aktif dalam mengawal berbagai persoalan sosial, politik, demokrasi, dan pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat serta cita-cita kemerdekaan.
“Mahasiswa tidak boleh kehilangan kepekaan terhadap persoalan bangsanya. Kemerdekaan harus terus diisi dengan gagasan, kritik yang konstruktif, kerja nyata, dan keberanian untuk menjaga kepentingan nasional. ILMISPI harus menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya menikmati kemerdekaan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keberlangsungan bangsa,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota ILMISPI di berbagai perguruan tinggi dan daerah untuk menjadikan HUT Kemerdekaan RI ke-81 sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan nasional.
Menurut Ivannindra, perbedaan latar belakang, daerah, pandangan, maupun pilihan tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan kepentingan yang lebih besar, yakni menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Di usia Indonesia yang ke-81 tahun, kita harus menunjukkan bahwa bangsa ini tetap berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka, bermartabat, berdaulat, dan memiliki masa depan yang besar. Merah Putih harus menjadi pengingat bahwa kita dipersatukan oleh satu tanah air, satu bangsa, dan satu cita-cita untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.
Melalui instruksi tersebut, ILMISPI mengajak seluruh anggota dan jaringannya di seluruh Nusantara untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan mengibarkan Bendera Merah Putih serta memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kedaulatan serta masa depan Indonesia. (AR)















