Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita Utama

Inovasi BERSINAR, DSPPPA Bangka Selatan Tangani Masalah Sosial Anak

×

Inovasi BERSINAR, DSPPPA Bangka Selatan Tangani Masalah Sosial Anak

Sebarkan artikel ini
DSPPPA Bangka Selatan melalui Bidang PPPA lakukan pembinaan dan advokasi sosial anak di sekolah, wujud nyata kepedulian cegah permasalahan anak sejak dini.(Foto/Ist)

BANGKA SELATAN, DJITUBERITA.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kabupaten Bangka Selatan melalui Bidang PPPA, didampingi Kepala Dinas Sosial PPPA, aktif melakukan penjangkauan, pembinaan, dan advokasi terhadap permasalahan di wilayah rentan sosial bagi anak.

Kegiatan yang berlangsung rutin ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menekan angka permasalahan sosial pada anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Pembinaan dilakukan tidak hanya di lingkungan sekolah dasar, tetapi juga menyasar anak-anak di luar sekolah.

Menurut definisi, anak adalah individu yang berusia di bawah atau sama dengan 17 tahun. Hingga Mei 2025, sudah enam sekolah yang dikunjungi. Materi yang disampaikan mencakup penguatan pemenuhan hak anak, kampanye Stop Bullying, serta edukasi kecerdasan digital.

Dari hasil inventarisasi data, terdapat empat penyebab utama munculnya permasalahan sosial anak: informasi digital yang dikonsumsi tanpa filter, pergaulan bebas tanpa kontrol, keharmonisan keluarga yang rendah, dan kondisi ekonomi keluarga yang miskin.

Kepala Dinas Sosial PPPA, Sumindar, menekankan ketika ditemui diruangannya Rabu (21/5), bahwa kondisi ini sangat mengancam masa depan generasi muda jika tidak ada kepedulian bersama. Ia menjelaskan bahwa DSPPPA Bangka Selatan telah merancang satu program inovatif bernama BERSINAR (Bergerak Siapkan Anak Pintar).

“Inovasi ini adalah bentuk strategi terintegrasi dalam menjaga, melindungi, dan mengadvokasi anak-anak, baik di sekolah maupun di luar, secara gratis,” ujar Sumindar.

Program BERSINAR akan berjalan hingga Desember 2025 dan peta pelaksanaannya juga akan dikirimkan ke Dinas Pendidikan sebagai langkah koordinasi dan sinergi antar instansi.

Sumindar juga mengimbau Kabid PPPA, Dian Novikasari, dan UPTD PPPA, Giri Pamungkas, untuk segera berkolaborasi mempersiapkan perangkat pelaksanaan inovasi tersebut. Evaluasi akan dilakukan setiap bulan guna memastikan efektivitas program.(*)

“Bangka Selatan Maju, Asak Kawa Kite Pacak.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *