IMG_20240303_185723
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanPemerintahan

Hefi Nuranda: Volume Sampah di Bulan Ramadhan di Bangka Selatan Hanya Meningkat 3 Persen

415
×

Hefi Nuranda: Volume Sampah di Bulan Ramadhan di Bangka Selatan Hanya Meningkat 3 Persen

Sebarkan artikel ini
Caption: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan, Hefi Nuranda.

Bangka Selatan-Djituberita.com,
Volume sampah pada bulan Ramadhan di Kabupaten Bangka Selatan mengalami peningkatan yang menjadi perhatian bersama. Meskipun demikian, peningkatannya tidak terlalu signifikan. Dalam sehari pada bulan Ramadhan, peningkatan volume sampah mencapai dua sampai tiga persen dari biasanya.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka Selatan, Hefi Nuranda, kebanyakan sampah tersebut berasal dari plastik atau kemasan, baik dari rumah tangga maupun kegiatan pasar Ramadhan. Volume sampah pada hari-hari biasa di kawasan tersebut mencapai 15 hingga 18 ton per hari.

“Peningkatan volume sampah pada bulan Ramadhan tidak terlalu signifikan, namun kami tetap mengantisipasi dengan menyiapkan armada tambahan untuk mengangkut sampah dari lingkungan maupun pasar Ramadhan,” ujar Hefi Nuranda kepada awak media, Selasa (19/3/24).

Hefi Nuranda juga mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempat penampungan sementara (TPS) yang telah disediakan dan mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk mempermudah petugas dalam mengangkut sampah dari TPS ke tempat pemrosesan akhir.

“Tolong patuhi jadwal membuang sampah dari jam 21.00 WIB sampai jam 05.00 pagi dan pastikan sampah tidak berserakan di sekitar TPS,” tambahnya.

Tujuan dari jadwal pembuangan sampah ini adalah untuk menjaga kebersihan Kota Toboali. Oleh karena itu, Hefi Nuranda juga menegaskan larangan membuang sampah sembarangan di lahan-lahan kosong.

“Kami tidak mengharapkan ada masyarakat yang membuang sampah di lahan-lahan kosong. Maka tolong sampah dibuang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dan kami akan mengangkutnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tegasnya.

Dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, diharapkan Kota Toboali tetap bersih dan nyaman di bulan Ramadhan maupun pada hari-hari biasa.

Sementara itu, upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran lingkungan terus dilakukan melalui sosialisasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan aturan kebersihan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan peningkatan volume sampah dapat diminimalisir sehingga Kota Toboali tetap menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali dan dikunjungi.

Semoga, kesadaran dan kerjasama semua pihak dapat menjaga kebersihan lingkungan kita bersama.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *