Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Gagal Jalankan Fungsi, FAI Desak Partai Rotasi Anggota Komisi XI dan Banggar DPR

×

Gagal Jalankan Fungsi, FAI Desak Partai Rotasi Anggota Komisi XI dan Banggar DPR

Sebarkan artikel ini
Ramadhan Isa, Presidium Forum Aktivis Indonesia (FAI) sekaligus Pengurus Poros Muda NU - rilis pers di Jakarta, Kamis (11/9)

Jakarta,Djituberita.com – Presidium Forum Aktivis Indonesia (FAI), Ramadhan Isa, mendesak partai politik untuk segera merotasi kader-kadernya yang duduk di Komisi XI dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

Menurutnya, dua lembaga tersebut telah gagal menjalankan fungsi pengawasan sehingga Indonesia kian terjerumus dalam krisis fiskal bersama mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Aktivis yang akrab disapa Dhani ini menilai kritik yang sebelumnya dilontarkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ada benarnya. Ia menyinggung bahwa selama bertahun-tahun DPR menggelar rapat dengan menteri keuangan, namun tidak mampu mendeteksi adanya salah kelola anggaran negara.

“Kalau begini hanya ada dua kemungkinan, pertama fungsi pengawasannya tidak berjalan atau kedua mereka tidak mengerti tentang keuangan negara. Dan dua-duanya yang membuat Indonesia sampai di posisi saat ini,” ujar Dhani, Kamis (11/9).

Krisis Kepercayaan Pimpinan DPR

Dhani menilai pembenahan DPR menjadi hal mendesak, terutama dengan mengganti seluruh anggota Komisi XI dan Banggar. Ia menegaskan bahwa amarah publik terhadap kondisi ekonomi sudah menjadi peringatan serius.

“Kurang serius apa amarah rakyat kemarin? Mereka harus segera berbenah,” katanya.

Ia juga menyoroti krisis kepercayaan publik terhadap pimpinan dua bidang tersebut. Menurutnya, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun dinilai abai karena justru mengikuti Sydney Marathon saat Indonesia menghadapi kegentingan ekonomi, bahkan dituding berbohong. Sementara Ketua Banggar DPR Said Abdullah disebut tidak jujur dalam menganalisis postur RAPBN 2026.

Pertanggungjawaban Banggar dan Komisi XI

Menurut Dhani, Banggar memiliki tanggung jawab penuh karena berperan dalam mengesahkan APBN, termasuk dalam mengawasi penyerapan dana di Bank Indonesia. Jika pengawasan dijalankan dengan baik, seharusnya kebijakan di RAPBN bisa dikunci sejak awal.

“Kalau Komisi XI, kesalahannya terlalu besar. Merekalah kolaborator utama atas persoalan keuangan negara ini. Pertobatannya hanya satu, ganti seluruhnya,” tegas Dhani.

Lebih lanjut, ia menyindir anggota DPR di Komisi XI yang dinilainya hanya menjadi “yes man” dan sibuk berfoto bersama menteri ketimbang memastikan kebijakan fiskal berjalan sesuai kepentingan rakyat.

Akan Adukan ke Ketua Umum Partai

FAI bersama Poros Muda NU berencana melayangkan aduan resmi kepada ketua umum partai-partai politik yang memiliki kursi di parlemen.

Langkah ini dilakukan untuk mendorong adanya rotasi anggota DPR di Komisi XI dan Banggar agar pengawasan terhadap keuangan negara dapat berjalan lebih serius dan bertanggung jawab,”tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *