Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Dudung di Seskoad: KSP Bertugas Mengurai Hambatan Program Prioritas Presiden

×

Dudung di Seskoad: KSP Bertugas Mengurai Hambatan Program Prioritas Presiden

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa Dikreg LXVIII Seskoad di Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). Foto: Dok. KSP.

BANDUNG – Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menegaskan bahwa Kantor Staf Presiden (KSP) memiliki peran utama mengurai berbagai hambatan (bottleneck) dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan Dudung saat memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVIII di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan pembekalan kepemimpinan strategis itu dihadiri Komandan Seskoad, Agustinus Purboyo, beserta jajaran pimpinan Seskoad. Sebelum menyampaikan kuliah umum, Dudung juga mengunjungi museum dan perpustakaan Seskoad.

Dalam paparannya, Dudung menjelaskan bahwa KSP bertugas memastikan setiap arahan Presiden diterjemahkan menjadi program yang dapat dijalankan secara efektif, dipantau pelaksanaannya, sekaligus diselesaikan apabila menemui hambatan di lapangan.

“Selama saya menjabat di KSP, tugas KSP adalah menyelesaikan persoalan. Baik perselisihan antar-kementerian, antar-menteri dengan wakil menteri, menteri dengan bupati atau gubernur, hingga persoalan antara perusahaan seperti PT Timah maupun masyarakat dengan kementerian,” ujar Dudung.

Menurut dia, salah satu contoh penyelesaian bottleneck dilakukan pada proyek pengembangan gas di Muara Enim, Sumatera Selatan, yang selama bertahun-tahun mengalami kendala akibat perbedaan kepentingan antar-instansi.

KSP kemudian mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari kementerian teknis, pemerintah daerah hingga pihak perusahaan, sehingga keputusan dapat diambil dalam satu forum koordinasi dan proyek kembali berjalan.

Selain itu, KSP juga mengoordinasikan penyelesaian persoalan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik di Pulau Jawa yang sempat terancam terhenti. Melalui rapat bersama yang melibatkan PLN, Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, BPKP, Kepolisian, serta Kejaksaan, distribusi batu bara akhirnya dapat kembali dilakukan sehingga potensi gangguan pasokan listrik berhasil dihindari.

Di sektor pertambangan, Dudung menyebut KSP turut memfasilitasi penyelesaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah melalui koordinasi lintas instansi sehingga operasional perusahaan kembali berjalan.

KSP juga menangani sejumlah persoalan strategis lainnya, di antaranya penyelesaian pemanfaatan lahan pengembangan sumur minyak di Bojonegoro, penyelesaian konflik lahan petani tebu di Way Kanan, Lampung, percepatan pembangunan jalan tol menuju Jambi yang melintasi kawasan kehutanan, hingga penyelesaian hambatan ekspor produk pertambangan yang mengandung Logam Tanah Jarang sebagai mineral ikutan.

Menurut Dudung, penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan keberanian seorang pemimpin untuk mengambil keputusan, membangun kesepahaman, serta bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.

Ia pun berpesan kepada para Perwira Siswa Seskoad agar menjadi pemimpin yang mampu menghadirkan perubahan melalui visi, inovasi, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat.

“Seorang pemimpin harus mempunyai imajinasi, inovasi, visi dan misi, cita-cita, serta keberanian untuk menghadirkan perubahan nyata di setiap tempat penugasan,” kata Dudung.

Turut mendampingi Kepala Staf Kepresidenan dalam kegiatan ini yaitu Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn.) Arif Rahman, M.A., Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono, dan Mayjen TNI (Purn.) Dedi Solihin, serta Tenaga Ahli Utama KSP, Mayjen TNI (Purn.) Kasuri, Mayjen TNI (Purn.) Aby Ismawan, Mayjen TNI (Purn.) Benny Octaviar, dan Mayjen TNI (Purn.) Syaiful Rachman.

Sumber: Siaran Pers Kantor Staf Presiden (KSP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *