Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Ratusan Warga Geruduk Restoran Naked Papa, Tuntut Transparansi hingga Penertiban Bahu Jalan

×

Ratusan Warga Geruduk Restoran Naked Papa, Tuntut Transparansi hingga Penertiban Bahu Jalan

Sebarkan artikel ini
Ratusan massa Pemuda Lengkong Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Restoran Naked Papa, kawasan Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/8/2026). Foto: Istimewa.

TANGERANG – Ratusan massa yang tergabung dalam Pemuda Lengkong Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Restoran Naked Papa, kawasan Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/8/2026).

Aksi tersebut dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap transparansi informasi mengenai produk makanan non-halal yang dijual di restoran tersebut. Massa menilai manajemen perlu memberikan informasi yang lebih jelas kepada konsumen terkait produk yang dipasarkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, restoran tersebut diketahui menjual produk non-halal berdampingan dengan menu halal. Namun, pengunjuk rasa mempertanyakan sistem pemisahan dalam proses pengolahan di dapur maupun penyajian kepada pelanggan yang dinilai belum dijelaskan secara terbuka.

Koordinator lapangan aksi, Fahri Pradana, mengatakan pihaknya mendesak manajemen restoran memasang label atau penanda non-halal yang mudah terlihat di bagian depan restoran agar konsumen memperoleh informasi yang jelas sebelum melakukan pembelian.

Selain itu, massa juga menyoroti komunikasi antara pihak restoran dengan masyarakat yang dinilai kurang baik. Fahri menyebut sebelumnya telah dilakukan upaya dialog, namun menurutnya belum menghasilkan solusi yang memuaskan.

Dalam aksi tersebut, massa juga meminta agar pihak manajemen mengevaluasi salah seorang manajer berinisial Agus yang dinilai tidak membangun komunikasi secara baik dengan masyarakat.

Selain isu transparansi produk, pengunjuk rasa menyampaikan dua tuntutan lain, yakni meminta perusahaan memprioritaskan tenaga kerja dari warga sekitar serta menghentikan penggunaan bahu jalan untuk aktivitas operasional restoran yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas.

Perwakilan pengunjuk rasa dan manajemen restoran sempat melakukan dialog di sela aksi. Namun hingga aksi berakhir, belum tercapai kesepakatan atas seluruh tuntutan yang disampaikan.

Pemuda Lengkong Bersatu kemudian memberikan ultimatum kepada pihak manajemen agar memenuhi tuntutan tersebut paling lambat hingga Jumat mendatang. Apabila tidak ada tindak lanjut, mereka menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak manajemen Restoran Naked Papa terkait tuntutan yang disampaikan massa. Redaksi memberikan ruang hak jawab kepada pihak restoran sesuai ketentuan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *