Bangka Selatan – Kejaksaan Negeri Bangka Selatan menggelar sosialisasi Tata Kelola Pemerintahan yang Baik (Good Governance) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah desa se-Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Bangka Selatan ini bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan agar berjalan sesuai asas pemerintahan umum yang baik, transparan, dan akuntabel.
Sosialisasi tersebut dihadiri Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Hefi Nuranda, para kepala OPD, camat, lurah, hingga kepala desa se-Kabupaten Bangka Selatan.
Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Sabrul Iman menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya preventif untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Dengan kita berkumpul di sini, mari kita bersatu padu melakukan pengelolaan pemerintahan yang lebih baik. Bagaimana mengelola keuangan dengan baik dan benar, serta bagaimana mengelola keuangan negara agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sabrul.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan keuangan dan kebijakan agar bertanggung jawab penuh atas amanah yang diemban.
“Bapak-bapak yang memegang uang negara dan kebijakan harus benar-benar bertanggung jawab. Jika melakukan hal yang merugikan negara, tentu harus menanggung konsekuensinya. Karena itu, kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi,” tegasnya.
Sabrul menekankan pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip Good Governance oleh seluruh OPD, camat, dan kepala desa. Dengan penerapan yang konsisten, diharapkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dapat dicegah sehingga pembangunan di Bangka Selatan berjalan optimal.
Sementara itu, Sekda Bangka Selatan Hefi Nuranda mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan dalam bentuk bimbingan teknis dan pendampingan agar aparatur pemerintahan semakin memahami regulasi yang berlaku.
“Berhasil atau tidaknya tata kelola pemerintahan yang baik sangat bergantung pada sumber daya manusianya. Karena itu, mari saling mengingatkan agar setiap pelaksanaan tugas selalu berpedoman pada dasar hukum dan aturan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Hefi berharap sinergi antara Kejaksaan Negeri Bangka Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.















