Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Cadangan Timah Terbesar Bangka Belitung Selain di Darat Ada di Laut, Ini Titik Koordinatnya

×

Cadangan Timah Terbesar Bangka Belitung Selain di Darat Ada di Laut, Ini Titik Koordinatnya

Sebarkan artikel ini
Catatan Sejarah TImah Pulau Bangka dan Belitung.(Sumber Foto-Mongabay Indonesia)

BANGKA BELITUNG – Cadangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih sangat besar, terutama yang berada di wilayah perairan (laut). Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk, titik-titik cadangan strategis tersebar di enam kabupaten utama, baik di darat maupun laut.

Sejarah Pertambangan Timah di Bangka Belitung

Jauh sebelumnya, sejarah pertambangan timah di Pulau Bangka dan Belitung telah berlangsung sejak abad ke-18, saat para pedagang Belanda dan Inggris mulai mengeksploitasi kekayaan timah di pulau ini. Sejak itu, pertambangan timah menjadi nadi perekonomian daerah dengan metode tradisional hingga modern.

Kota-kota seperti Pangkal Pinang,Muntok Toboali, Tanjung Pandan dan Manggar tumbuh pesat sebagai pusat aktivitas tambang dan pusat perdagangan timah.

Warisan sejarah ini tidak hanya membentuk budaya dan ekonomi masyarakat setempat, tapi juga menjadikan Bangka Belitung sebagai salah satu produsen timah terbesar dunia.

Gambar peta wilayah konsesi pertambangan PT Timah Tbk di Pulau Bangka dan Belitung, menampilkan sebaran cadangan timah darat dan laut yang terpantau secara geospasial.(Dilansir Landskap PT Timah Tbk)

Hasil pemantauan teknologi geospasial dan peta IUP menunjukkan bahwa wilayah laut saat ini menyimpan potensi timah sekunder bernilai ekonomi tinggi, bahkan mencapai estimasi lebih dari Rp100 triliun ada di laut Belitung Timur.

Berikut rangkuman wilayah strategis cadangan timah berdasarkan kategori:


📍 IUP Darat: Potensi Masih Signifikan di Beberapa Titik

Cadangan timah darat tersebar di yang masih berpeluang dikelola secara optimal:

  • Kabupaten Bangka: Air Kantung, Merawang (Koordinat: -1.6833, 105.1000)
  • Bangka Tengah: Koba Bemban, Lubuk Besar (Koordinat: -2.6300, 106.1500)
  • Bangka Selatan: Toboali, Simpang Rimba (Koordinat: -2.9000, 106.1667)
  • Bangka Barat: Jebus, Parittiga (Koordinat: -1.7667, 105.3000)
  • Belitung: Membalong, Sijuk (Koordinat: -2.8667, 107.9000)
  • Belitung Timur: Damar, Simpang Pesak (Koordinat: -2.8333, 108.1667)

Sebagian wilayah ini merupakan area yang sudah lama menjadi pusat tambang primer dan menyimpan logam ikutan seperti zirkon dan monasit.


🌊 IUP Laut: Fokus Utama PT Timah Tbk

Aktivitas penambangan laut semakin dominan. Lokasi potensial antara lain:

  • Laut Bangka: Air Kantung ,Teluk Uber (-1.7000, 105.0833)
  • Bangka Tengah: Laut Beriga dan Tanjung Gunung (-2.6667, 106.1333)
  • Bangka Selatan: Laut Toboali dan Permis (-3.0000, 106.2667)
  • Bangka Barat:  laut Muntok dan Jebus (-1.7333, 105.0833)
  • Belitung: Tanjung Kelayang (-2.8333, 107.7833)
  • Belitung Timur: Laut Olivier dan Laut Manggar–Simpang Pesak (-2.8333, 108.2000)

Wilayah laut yang dikuasai PT Timah Tbk berada dalam IUP resmi, namun tumpang tindih dengan wilayah tangkapan nelayan kerap memicu konflik sosial dan lingkungan.


⚠️ Catatan Penting

Data ini tidak mencakup IUP milik pemerintah daerah atau tambang rakyat. Sebagian besar penguasaan berada pada PT Timah Tbk yang mengoperasikan kapal isap produksi (KIP) di laut.


📊 Infografik & Peta

Untuk mendukung transparansi dan pemahaman publik, peta visualisasi dan grafik batang cadangan tiap kabupaten akan disiapkan secara digital berdasarkan data Minerba One Map Indonesia (MoMI), ESDM, dan laporan resmi tambang.


📝 Catatan Sumber Infografik:

Sumber Data:

  • Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara – Kementerian ESDM Republik Indonesia
  • Peta IUP PT Timah Tbk – Minerba One Map Indonesia (MoMI)
  • Analisis spasial berbasis citra satelit dan data geospasial dari BIG (Badan Informasi Geospasial)
  • Laporan eksplorasi dan publikasi PT Timah Tbk tahun terakhir
  • Estimasi nilai tonase disesuaikan dengan kapasitas IUP aktif per kabupaten tahun berjalan

🔎 Simpulan:

Provinsi Babel masih menyimpan kekayaan mineral yang luar biasa. Namun, dengan terus meluasnya eksplorasi laut dan konflik ruang dengan masyarakat nelayan, pengelolaan yang berkeadilan dan berkelanjutan menjadi tantangan utama pemerintah dan PT Timah ke depan.

Kini, tantangan besar adalah menjaga kelestarian lingkungan sambil mengoptimalkan cadangan timah yang tersisa demi masa depan yang berkelanjutan.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *