Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

ADPPI Dorong Pemerintah Dana Panas Bumi Fokus Kesejahteraan Masyarakat dan Ekonomi Hijau

×

ADPPI Dorong Pemerintah Dana Panas Bumi Fokus Kesejahteraan Masyarakat dan Ekonomi Hijau

Sebarkan artikel ini
Foto aktivitas di kawasan PLTP Dieng, Jawa Tengah, yang dikelola PT Geo Dipa Energi (Persero). Pembangkit panas bumi berkapasitas 70 MW ini menjadi salah satu sumber energi bersih nasional sekaligus penggerak ekonomi masyarakat di kawasan pegunungan Dieng.

Jakarta – Asosiasi Daerah Penghasil Panas Bumi Indonesia (ADPPI) mendorong pemerintah daerah penghasil panas bumi agar mengoptimalkan pemanfaatan dana bagi hasil dan bonus produksi panas bumi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau berbasis energi terbarukan.

Ketua Umum ADPPI sekaligus Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (SIAGA 98), Hasanuddin

Ketua Umum ADPPI, Hasanudin, menegaskan dana yang bersumber dari sektor panas bumi tidak semata menjadi penerimaan daerah, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).

Menurut Hasanudin, pemerintah daerah perlu mengarahkan penggunaan dana tersebut pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi warga, hingga pembangunan infrastruktur kawasan penyangga PLTP.

Ia menilai keberadaan industri panas bumi harus mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, bukan hanya melalui sektor energi, tetapi juga melalui pengembangan potensi kawasan.

“Panas bumi adalah energi masa depan yang bersih, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Namun tanpa dukungan pemerintah daerah, potensi besar ini tidak akan berkembang optimal,” kata Hasanudin dalam keterangan resminya, Minggu (10/5/2026).

ADPPI juga mendorong pemerintah daerah lebih aktif melakukan sosialisasi mengenai manfaat energi panas bumi kepada masyarakat. Langkah itu dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman publik bahwa panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang relatif rendah emisi dan berkelanjutan.

Selain pengembangan PLTP, ADPPI melihat kawasan panas bumi memiliki potensi ekonomi lain yang dapat dikembangkan, seperti wisata geothermal, agrowisata, hingga ekonomi kreatif berbasis kawasan energi terbarukan.

Pengembangan sektor pendukung tersebut dinilai dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus memperluas sumber pendapatan masyarakat lokal.

Dalam pengelolaannya, ADPPI meminta pemerintah daerah melibatkan perguruan tinggi, organisasi lingkungan hidup, serta masyarakat setempat agar pengembangan kawasan panas bumi tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

ADPPI menilai sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia pendidikan, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menjadikan daerah penghasil panas bumi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi hijau nasional.

Oleh sebab itu, optimalisasi dana bagi hasil dan bonus produksi panas bumi dinilai harus diarahkan tidak hanya untuk kepentingan fiskal daerah, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.,”pungkas Hassanudin.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *