DJITUBERITA,JAKARTA – Momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 menjadi pengingat pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap prestasi olahraga nasional. Di tengah momentum tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menunjukkan dukungannya terhadap perjuangan atlet bulutangkis Indonesia di pentas internasional.
Dukungan itu diberikan seiring ditetapkannya 20 pebulu tangkis Indonesia yang akan memperkuat skuad Merah Putih pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Komposisi tim yang dipilih PP PBSI memperlihatkan perpaduan antara pemain berpengalaman dan generasi baru. Dari 20 atlet tersebut, 13 pemain akan menjalani debut di Asian Games, sementara tujuh lainnya telah memiliki pengalaman tampil pada ajang multiolahraga terbesar di Asia tersebut.
Para debutan di antaranya Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhammad Shohibul Fikri, Nikolaus Joaquin, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, dan Nita Violina Marwah.
Adapun tujuh pemain yang telah berpengalaman di Asian Games adalah Jonatan Christie, Fajar Alfian, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan komposisi tersebut mencerminkan proses regenerasi yang terus berjalan di tubuh bulutangkis Indonesia.
Menurut dia, Asian Games Aichi-Nagoya bukan hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga kesempatan bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan dan membangun pengalaman bertanding di level Asia.
“BNI berharap seluruh atlet yang memperkuat Indonesia dapat memberikan kemampuan terbaiknya.
Kehadiran para pemain berpengalaman sekaligus debutan menunjukkan bahwa regenerasi terus berjalan dan menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan prestasi bulutangkis Indonesia,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2026).
Salah satu perhatian dalam skuad Indonesia adalah munculnya kombinasi baru pada sektor ganda campuran.
Nikolaus Joaquin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dijadwalkan tampil sebagai pasangan pada Asian Games 2026.
Keduanya sebelumnya memiliki pasangan masing-masing dalam perjalanan kompetisi.
BNI menilai kombinasi tersebut menjadi bagian dari dinamika pembentukan kekuatan baru sekaligus membuka ruang bagi atlet untuk memperluas pengalaman bertanding.
“Yang paling utama, kami berharap tim Indonesia dapat tampil maksimal pada nomor beregu, baik putra maupun putri. Setelah itu, kami juga berharap para atlet mampu menunjukkan performa terbaik pada nomor perorangan,” kata Okki.
Nomor beregu bulutangkis Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September 2026, sedangkan nomor perorangan digelar pada 25–29 September 2026.
Bagi BNI, dukungan terhadap skuad bulutangkis Indonesia memiliki makna yang lebih luas karena bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional setiap 9 September.
Haornas menjadi momentum untuk kembali menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak hanya dibangun melalui kompetisi, tetapi juga melalui pembinaan, regenerasi dan dukungan yang konsisten terhadap para atlet.
Perpaduan antara pemain senior dan debutan di Asian Games 2026 diharapkan menjadi fondasi bagi keberlanjutan prestasi bulutangkis Indonesia.
BNI pun berharap perjuangan 20 atlet tersebut dapat memberikan hasil terbaik bagi Merah Putih sekaligus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari perjalanan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Rilis)















