Toboali,Bangka Selatan – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial melalui kegiatan buka puasa bersama 200 anak yatim pada Ramadan 1447 Hijriah. Acara tersebut digelar di Rumah Dinas Bupati Bangka Selatan, Senin (2/3/2026), dan berlangsung khidmat serta penuh kehangatan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, didampingi Wakil Bupati Debby Vita Dewi. Turut hadir Anggota DPR RI Rudianto Tjen, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Anggota DPD RI Bahar Buasan, Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi, Dandim 0432/Basel Letkol Inf Agus Wicaksono, Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Selatan.
Dalam sambutannya, Riza Herdavid menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama anak yatim merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap Ramadan. Menurut dia, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen membangun kebersamaan dan memperkuat solidaritas sosial.
“Alhamdulillah, hari ini kita masih diberi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan 200 anak yatim di bulan penuh berkah ini. Mereka adalah tamu utama, karena melalui kebersamaan ini kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak yatim adalah bagian penting dari perhatian pemerintah daerah,” ujar Riza.
Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Santunan yang diberikan, kata dia, diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
Riza juga menekankan pentingnya doa anak yatim dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. “Doa anak-anak yatim ini adalah kekuatan bagi kami dalam menjalankan amanah. Kami berharap setiap kebijakan dan langkah pembangunan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Riza bersama Debby Vita Dewi dan Rudianto Tjen secara simbolis menyerahkan santunan kepada ratusan anak yatim yang hadir.
Sementara itu, Rudianto Tjen mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menyelenggarakan kegiatan yang sarat nilai spiritual dan sosial tersebut. Ia menilai Ramadan harus dimaknai sebagai ajang berbagi kebahagiaan sekaligus merenungi makna kesederhanaan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
“Kita di sini berbagi kebahagiaan dan merenungi kesederhanaan. Semoga momentum ini dapat meningkatkan iman dan takwa kita di bulan suci ini,” ujarnya.
Rudianto juga mengaku bahagia dapat berkumpul bersama anak-anak yatim. Menurut dia, doa anak-anak yatim memiliki makna mendalam dan menjadi bagian dari kekuatan moral dalam mendukung keberhasilan pemerintahan daerah.
“Kami meyakini keberhasilan menjalankan pemerintahan tidak terlepas dari doa dan dukungan seluruh masyarakat, termasuk doa anak-anak yatim,” katanya.
Ia berharap kebersamaan yang dibangun dalam kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Bangka Selatan.
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas yang tumbuh selama Ramadan mampu memperkuat solidaritas sosial serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.















