Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita DaerahBerita Utama

Perjuangan Lewat Jalur Laut, TMMD 127 Kini Bangkitkan Ekonomi Pulau Lepar

×

Perjuangan Lewat Jalur Laut, TMMD 127 Kini Bangkitkan Ekonomi Pulau Lepar

Sebarkan artikel ini
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel terobos laut kirim personel dan material, tuntaskan jalan baru 5,5 km yang kini jadi napas ekonomi Desa Penutuk. Pulau Lepar, (2/3/2026). Sumber foto: Pendim Kodim 0432/Basel

Pulau Lepar,Bangka Selatan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0432/Basel membawa perubahan signifikan khususnya bagi masyarakat Desa Penutuk Kecamatan Pulau Lepar Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembukaan jalan baru sepanjang 5,5 kilometer dengan lebar 7 meter kini menjadi napas baru perekonomian warga yang sebelumnya terisolasi akibat keterbatasan akses.

Sebelum jalan tersebut dibangun, warga kerap menghadapi kendala berat, terutama saat musim hujan. Jalur lama yang berlumpur menyulitkan mobilitas dan menghambat distribusi hasil kebun ke pasar. Kini, akses yang lebih layak memungkinkan aktivitas ekonomi desa berjalan lebih lancar serta menekan biaya transportasi.

Ketua BPD Desa Penutuk, Misron, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satgas TMMD. Menurutnya, kehadiran jalan baru ini adalah wujud nyata perhatian negara terhadap masyarakat di wilayah kepulauan.

Di balik rampungnya pembangunan tersebut, terdapat perjuangan besar Satgas TMMD 127 dalam mendistribusikan personel, alat berat, dan material bangunan ke Pulau Lepar yang tidak memiliki jalur darat langsung. Seluruh kebutuhan proyek dikirim melalui jalur laut dari Pelabuhan Sadai menuju Pelabuhan Penutuk menggunakan kapal kayu tradisional seperti longboat dan tongkang, dengan waktu tempuh lebih dari 30 menit.

Alat berat seperti excavator (PC), vibro, dan grader serta material berupa paving block, gorong-gorong, semen, besi beton, dan kayu diangkut menembus medan laut yang menantang. Setibanya di lokasi, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong membongkar dan mengangkut material secara manual agar progres pembangunan tetap sesuai target.

Komandan Satgas TMMD ke-127 menegaskan bahwa keterbatasan akses bukanlah hambatan, melainkan tantangan yang harus ditaklukkan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan terbukanya akses jalan tersebut, Desa Penutuk kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

Distribusi hasil bumi menjadi lebih efisien, konektivitas meningkat, dan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Pulau Lepar pun semakin terbuka lebar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *