Pulau Lepar, Bangka Selatan – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 melakukan peninjauan langsung ke lokasi sasaran program di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (28/2/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Muhammad Muchidin, guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan target.
Rombongan Wasev disambut jajaran Forkopimda Bangka Selatan, di antaranya Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Agus Wicaksono, Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda, Ketua DPRD Bangka Selatan Erwin Asmadi, unsur kepolisian, camat, kepala desa, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Mayjen TNI Muhammad Muchidin menyebutkan bahwa TMMD ke-127 di wilayah Kodim 0432/Bangka Selatan secara umum menunjukkan progres positif, meski beberapa sasaran masih dalam tahap penyelesaian.
“Peninjauan ini untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai perencanaan. Beberapa pekerjaan memang masih berlangsung, namun kami optimistis sebelum penutupan pada 11 Maret nanti seluruh sasaran dapat diselesaikan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujar Muchidin.
Ia merinci, sasaran fisik yang ditinjau meliputi pembangunan dan renovasi rumah tidak layak huni, pembukaan serta peningkatan kualitas jalan desa sepanjang 5.500 meter, pembangunan MCK, mushala, hingga penyediaan sumber air bersih.
Hingga akhir Februari, progres pembangunan jalan telah mencapai sekitar 64 persen, meski sempat terkendala cuaca.
“Faktor cuaca memang menjadi tantangan utama, terutama untuk pekerjaan jalan. Namun dengan sisa waktu sekitar 10 hari, Satgas TMMD kami harapkan mampu menuntaskan seluruh pekerjaan sesuai target,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-127 juga menggelar sejumlah kegiatan nonfisik yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan kepolisian. Program tersebut berupa penyuluhan kesehatan, edukasi pencegahan narkoba, peningkatan disiplin, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan nonfisik ini penting untuk membangun kesadaran dan karakter masyarakat. Kami ingin anak-anak muda memahami bahaya narkoba, pentingnya disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air,” ujar Muchidin.
Ia berharap kehadiran TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kedekatan antara masyarakat dengan TNI dan Polri. Fasilitas yang telah dibangun pun diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Jalan yang dibuka ini diharapkan membuka akses baru bagi warga, terutama menuju permukiman yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial masyarakat,” pungkasnya.















