Pulau Lepar,Bangka Selatan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 di Desa Penutuk, Kecamatan Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, tidak semata berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, TMMD menjelma sebagai ruang edukasi sosial dan ekologis bagi masyarakat desa pesisir.
Melalui sinergi antara TNI dan Polri, Satgas TMMD Kodim 0432/Bangka Selatan menggelar penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta edukasi hukum kepada warga Desa Penutuk.
Kegiatan ini menekankan pentingnya partisipasi kolektif warga dalam menjaga keamanan lingkungan di tengah tantangan sosial yang kian kompleks.
Dalam penyuluhan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Lepar Pongok bersama Babinsa Desa Penutuk mengajak warga mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan konvensional, penyalahgunaan narkoba, hingga paham radikalisme.
Pendekatan dialogis dipilih agar pesan keamanan dapat diterima sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban formal.
Komandan Satgas TMMD Ke-127, Letkol Inf Agus Wicaksono, melalui Pasiter Kodim 0432/Bangka Selatan, menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat dipisahkan dari stabilitas sosial. Menurutnya, lingkungan yang aman dan kondusif menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan jangka panjang.
Sejalan dengan upaya membangun kesadaran sosial, Satgas TMMD juga mendorong kepedulian lingkungan melalui kegiatan penghijauan. Sebanyak 300 batang pohon ditanam secara bertahap di sejumlah titik Desa Penutuk sebagai bagian dari sasaran nonfisik TMMD. Penanaman ini melibatkan personel TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat secara gotong royong.
Penghijauan tersebut diproyeksikan memberi manfaat jangka panjang, mulai dari menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah degradasi lahan, hingga menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan sehat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat pesan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam.
Tokoh masyarakat Desa Penutuk mengapresiasi kehadiran TMMD yang dinilai tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kesadaran hukum, dan kepedulian lingkungan.
Bagi warga, kehadiran TNI dan Polri di desa menjadi simbol negara yang hadir secara nyata hingga ke wilayah kepulauan.
Melalui pendekatan terpadu keamanan, edukasi, dan lingkungan. TMMD Ke-127 di Pulau Lepar diharapkan mampu mendorong lahirnya desa yang aman, mandiri, dan berkelanjutan, dengan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.
Sumber: Pendim 0432/Bangka Selatan















