Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Tawa Anak Aceh Tamiang, KSP Muhammad Qodari Pastikan Sekolah Berangsur Normal Pasca Bencana

×

Tawa Anak Aceh Tamiang, KSP Muhammad Qodari Pastikan Sekolah Berangsur Normal Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini
Di ruang kelas yang masih berbekas lumpur banjir, harapan kembali disemai. Muhammad Qodari Kepala Staf Kepresidenan berdialog hangat dengan siswa, memastikan pendidikan tetap berjalan di tengah pemulihan. Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026).Foto: Dok. Humas KSP

Aceh Tamiang – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, berangsur kembali normal pascabencana banjir. Kepastian tersebut disampaikan Qodari saat mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Karang Baru, Kamis (15/1/2026).

 

Dalam kunjungan tersebut, Qodari berinteraksi langsung dengan para siswa, mengajari mereka berhitung layaknya seorang guru, serta menyerahkan bantuan berupa tas sekolah, buku, dan alat tulis bagi pelajar yang terdampak banjir.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak saat Qodari menyapa anak-anak, mengajak bernyanyi, dan meneriakkan yel-yel sebagai bagian dari trauma healing pascabencana.

Qodari menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi kegiatan belajar mengajar di lapangan, sekaligus memastikan proses pemulihan pendidikan berjalan.

“Kita menyaksikan bahwa kehidupan mulai berangsur normal kembali ke ritme semula. Memang masih ada pekerjaan rumah, seperti furnitur yang rusak karena lantai satu terendam banjir.

Untuk sementara, murid-murid duduk di lantai beralaskan karpet. Alhamdulillah, ada lantai dua yang sudah bisa digunakan,” ujar Qodari.

Menurutnya, semangat untuk bangkit terlihat jelas dari para guru maupun siswa. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dan daerah dapat terus melengkapi kebutuhan sekolah agar pembelajaran dapat kembali berjalan normal.

“Mudah-mudahan bantuan sederhana ini bisa menambah semangat anak-anak untuk kembali belajar. Harapannya, anak-anak tetap semangat, guru-guru tetap semangat, pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pihak terus bersinergi agar kehidupan bisa kembali normal,” tuturnya.

Qodari juga mengapresiasi kerja keras warga, pihak sekolah, aparat TNI-Polri, serta para relawan yang bergotong royong membersihkan sekolah dari lumpur sisa banjir.

“Alhamdulillah aspek pendidikan mulai bergerak ke arah normal. Sebelumnya saya dengar lumpur di sekolah ini setinggi pinggang, tapi hari ini sudah relatif bersih,” katanya.

Kunjungan KSP tersebut disambut positif oleh kepala sekolah dan dewan guru SDN 1 Karang Baru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Sepriyanto, yang menjelaskan bahwa kondisi sekolah di wilayahnya belum sepenuhnya pulih.

Menurut Sepriyanto, sekitar 85 persen sekolah di Aceh Tamiang terdampak banjir, dan sekitar 50 persen di antaranya telah dibersihkan dengan bantuan TNI, Polri, dan relawan.

“Sampai saat ini pembelajaran belum sepenuhnya normal. Masih ada sekitar tujuh sekolah, terutama di wilayah pedalaman, yang menggunakan tenda. Proses belajar mengajar masih berlangsung dalam kondisi darurat,” ujar Sepriyanto.

Ia menambahkan, dalam situasi darurat tersebut, siswa tidak diwajibkan mengenakan seragam sekolah dan proses belajar dapat dilakukan di musala, rumah warga, atau tenda.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Karang Baru Neti Surya mengaku senang dan bangga sekolahnya dikunjungi langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi besar bagi guru dan siswa.

“Alhamdulillah, kunjungan dari pemerintah pusat ini menjadi penyemangat bagi kami. Bapak Qodari juga membawa bantuan tas, buku, dan alat tulis yang sangat dibutuhkan siswa,” ujar Neti.

Rilis – Humas KSP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *