Jakarta – Jajaran Kepolisian Republik Indonesia Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat apresiasi luas dari masyarakat atas kesigapannya menangani bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir.
Direktur Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama, menegaskan bahwa langkah cepat dan terintegrasi Polri di lokasi bencana telah memberi rasa aman bagi warga terdampak.
“Kita sangat apresiasi dan bangga dengan Polri yang begitu sigap, cepat, dan responsif dalam penanganan bencana alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ujar Sandri kepada awak media di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).
Sandri juga menyoroti ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit yang turun langsung menginvestigasi temuan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir indikasi awal adanya praktik pembalakan liar.
“Pak Kapolri sangat tegas dan berkomitmen penuh mengusut tuntas kasus ini. Kita harus beri dukungan dan apresiasi penuh,” tegasnya.
Menurut Sandri, masyarakat menilai kinerja kepolisian saat ini sangat memuaskan, bukan hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam penegakan hukum atas pelanggaran kehutanan di wilayah rawan banjir.
“Polri bekerja dengan nyata, bukan retorika. Mereka mengevakuasi korban, memberikan edukasi, menyalurkan bantuan kemanusiaan, hingga melakukan penyelidikan pembalakan liar. Kinerja ekstra ini membuat masyarakat merasa sangat terbantu,” katanya.
Aktivis nasional asal Maluku itu menambahkan bahwa Polri telah menunjukkan peran sejatinya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, sekaligus lembaga penegak hukum yang bertindak berdasarkan fakta lapangan,”pungkasnya.















