Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Banjir dan Longsor Terjang Sumatera: 213 Orang Meninggal, Ribuan Terisolir

×

Banjir dan Longsor Terjang Sumatera: 213 Orang Meninggal, Ribuan Terisolir

Sebarkan artikel ini
Tim penyelamat mengevakuasi jenazah korban banjir di Malalak, Sumatera Barat, Jumat, 28 November 2025. (Foto: BNPB/APNews)

Editorial Khusus – Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) telah menimbulkan dampak luas, termasuk korban jiwa, hilang, dan pengungsian masif. Data terbaru per 30 November 2025 dari BNPB menunjukkan kondisi memprihatinkan di ketiga provinsi.

Jumlah Korban dan Wilayah Terdampak

Sumatera Utara: 166 orang meninggal, 143 hilang. Wilayah terdampak terbesar termasuk Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Jalur nasional Sibolga–Padang Sidempuan dan Sibolga–Tarutung terputus total akibat longsor. Ribuan pengungsi tersebar di Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Mandailing Natal, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.

Aceh: 47 orang meninggal, 51 hilang, dan 8 luka-luka. Jumlah pengungsi mencapai 48.887 jiwa, tersebar di Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil. Beberapa jalur utama, termasuk Banda Aceh–Lhokseumawe dan perbatasan Aceh–Sumut, masih terputus.

Sumatera Barat: Korban meninggal dan pengungsi terus bertambah; data rinci terbaru sedang dalam pemutakhiran.

Penanganan dan Akses Wilayah Terisolir

BNPB bersama kementerian/lembaga terkait menurunkan lima helikopter (BNPB, TNI AD, heli swasta) dan pesawat Cessna Caravan untuk evakuasi dan distribusi logistik ke wilayah terisolir. Akses darat sebagian besar masih terganggu akibat longsor dan kerusakan jembatan.

Pernyataan Resmi

Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, “Korban meninggal di Sumut bertambah 60 jiwa dalam satu hari berkat operasi pencarian dan pertolongan tim gabungan Basarnas. Saat ini 103 orang masih hilang. Penanganan bencana terus dilakukan secara intensif,”terangnya.

Implikasi Kemanusiaan

Bencana ini menimbulkan krisis kemanusiaan serius, ribuan warga kehilangan tempat tinggal, akses transportasi dan komunikasi terputus, serta fasilitas vital rusak. Solidaritas dan bantuan cepat menjadi kunci penyelamatan korban, sesuai semangat sila ke-3 Persatuan Indonesia di lambang negara Garuda Pancasila.

Sumber:

Tirto.id: Update Banjir Sumatera, Wilayah Terdampak dan Jumlah Korban

BNPB: Laporan resmi per 30 November 2025

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *